LUMPUH..!!! Warga Tak Bisa Lewat, Jalan Lintas Muara Teweh–Benangin Rusak Parah, Dua Truk Muatan Material Terjebak

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO| Kerusakan parah Jalan Lintas Provinsi Kalimantan Tengah – Kalimantan Timur tepatnya di Jalan Muara Teweh–Benangin kini bukan sekadar keluhan, melainkan sudah melumpuhkan aktivitas warga. Jalan yang menjadi urat nadi penghubung antar wilayah tersebut praktis tak bisa dilalui saat musim hujan, sementara pemerintah terkesan membiarkan kondisi ini berlarut-larut.

Puncaknya, dua unit truk bermuatan material terjebak dan amblas di tengah jalan di KM 08-09 akibat badan jalan yang rusak berat, berlubang dalam, dan berubah menjadi kubangan lumpur. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas terhenti total, warga tidak bisa melintas, dan aktivitas ekonomi terganggu.

Warga menegaskan kerusakan jalan ini bukan baru terjadi kemarin, melainkan sudah berlangsung lama tanpa penanganan serius. Saat hujan turun, jalan berubah seperti rawa, lubang tertutup air, dan kendaraan dipaksa berjudi dengan keselamatan.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat Jalan Mendawai Induk ujung Komplek Perumahan Sosial di Palangka Raya Jelang Berbuka Puasa

“Ini jalan provinsi, tapi kondisinya seperti jalan tak bertuan. Kami tidak bisa lewat, truk terjebak, motor bisa celaka. Pemerintah ke mana?” ujar Toni seorang warga Benangin dengan nada kesal saat melintasi jalan tersebut yang terjebak macet. Kamis (08/01/26).

Para sopir truk mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk berusaha mengevakuasi kendaraan mereka. Selain kerugian materi, mereka juga mempertaruhkan keselamatan akibat jalan yang sudah tidak layak dilalui kendaraan bermuatan.

“Dengan kondisi jalan seperti ini selain kita harus kehilangan waktu tempuh juga mengalami kerugian kerusahan mobil bagian depan bawah karena tersamgkut saat dipaksa melintas dijalan yang rusak, ” ungkap Toni lagi.

Warga menilai pemerintah provinsi gagal menjalankan kewajibannya dalam menjaga infrastruktur publik. Jalan yang seharusnya menjadi pendukung utama mobilitas dan distribusi barang justru berubah menjadi hambatan serius bagi masyarakat.

Baca Juga :  Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite

Ironisnya, hingga kejadian dua truk terjebak ini terjadi, tidak terlihat langkah darurat, peringatan keselamatan, maupun perbaikan permanen di lokasi. Warga menduga penanganan jalan hanya sebatas janji dan tambal sulam tanpa solusi jangka panjang.

Masyarakat mendesak agar pemerintah tidak lagi menunggu korban jiwa baru bertindak. Mereka meminta perbaikan menyeluruh, bukan sekadar menutup lubang dengan tanah atau batu yang kembali rusak saat hujan.

“Kalau ini terus dibiarkan, jangan salahkan masyarakat kalau mempertanyakan kinerja pemerintah. Jalan ini jalur hidup kami,” tegas Toni.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari instansi terkait, meski kondisi jalan semakin memburuk dan membahayakan pengguna jalan setiap hari. (*/anung/red)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Strategi Diperluas dari Darat hingga Udara
Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR
Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite
Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka
Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya
252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila
H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU
Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Gubernur Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Strategi Diperluas dari Darat hingga Udara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37 WIB

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page