JANGAN TUTUP MATA! Pemprov Kalteng Diminta Turun Tangan, Warga Barito Utara Keluhkan Jalan Pendreh Tergenang Air

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO | Warga di kawasan Jalan Pendreh, Kabupaten Barito Utara, mengeluhkan kondisi jalan yang kerap tergenang air saat musim hujan. Genangan tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (13/4/2026), terlihat sejumlah titik di ruas jalan dipenuhi air hingga menutupi permukaan aspal. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya saluran drainase (parit air) yang memadai di sepanjang sisi jalan, sehingga air hujan tidak dapat mengalir dengan baik.

Baca Juga :  Jaga Keselamatan Penumpang, Polsek Lahei Sosialisasikan Kamtibmas Jalur Transportasi Air


Seorang warga setempat mengatakan, genangan air sering kali membuat jalan sulit dilalui dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kalau hujan deras, air bisa lama menggenang. Pengendara motor sering tergelincir karena tidak tahu mana jalan yang berlubang,” ujarnya.

Selain membahayakan keselamatan, kondisi tersebut juga mempercepat kerusakan jalan. Air yang menggenang dalam waktu lama menyebabkan lapisan aspal cepat terkikis dan berlubang.


Warga menilai, penanganan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ini belum maksimal, terutama dalam hal pembangunan sistem drainase. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Baca Juga :  Anggota DPRD H. Tajeri Ajak Masyarakat Aktif Awasi Penimbunan BBM dan Gas Elpiji 3 Kg di Barito Utara

“Kami minta tidak hanya diperbaiki jalannya, tapi juga dibuatkan drainase yang baik supaya tidak terus-terusan banjir,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penanganan genangan di Jalan Pendreh. Namun masyarakat berharap Pemerintah Provinsi segera turun tangan agar keselamatan pengguna jalan dapat terjamin, terutama di tengah intensitas hujan yang masih tinggi. (*/rls/anung/red).

Berita Terkait

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar
Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu
Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris
Bupati Kobar Tekankan Deteksi Dini Penanganan Karhutla
Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu
Korintiga Hutani Distribusikan Bantuan, Dukung Penanggulangan Karhutla di Kobar
Di Mana Bumi Dipijak, di Situ Langit Dijunjung”: Pihak Mangkir Diingatkan Hormati Sidang Adat
Bupati Kobar Ungkap Sulitnya Akses Menuju Titik Api Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar

Selasa, 15 September 2026 - 10:54 WIB

Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu

Senin, 14 September 2026 - 15:50 WIB

Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris

Sabtu, 12 September 2026 - 18:56 WIB

Bupati Kobar Tekankan Deteksi Dini Penanganan Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page