LINTASKALIMANTAN.CO | Warga di kawasan Jalan Pendreh, Kabupaten Barito Utara, mengeluhkan kondisi jalan yang kerap tergenang air saat musim hujan. Genangan tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (13/4/2026), terlihat sejumlah titik di ruas jalan dipenuhi air hingga menutupi permukaan aspal. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya saluran drainase (parit air) yang memadai di sepanjang sisi jalan, sehingga air hujan tidak dapat mengalir dengan baik.

Seorang warga setempat mengatakan, genangan air sering kali membuat jalan sulit dilalui dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kalau hujan deras, air bisa lama menggenang. Pengendara motor sering tergelincir karena tidak tahu mana jalan yang berlubang,” ujarnya.
Selain membahayakan keselamatan, kondisi tersebut juga mempercepat kerusakan jalan. Air yang menggenang dalam waktu lama menyebabkan lapisan aspal cepat terkikis dan berlubang.

Warga menilai, penanganan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ini belum maksimal, terutama dalam hal pembangunan sistem drainase. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi tersebut.
“Kami minta tidak hanya diperbaiki jalannya, tapi juga dibuatkan drainase yang baik supaya tidak terus-terusan banjir,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penanganan genangan di Jalan Pendreh. Namun masyarakat berharap Pemerintah Provinsi segera turun tangan agar keselamatan pengguna jalan dapat terjamin, terutama di tengah intensitas hujan yang masih tinggi. (*/rls/anung/red).







