LINTASKALIMANTAN.CO | Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Mery Rukaini, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap langkah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Utara yang akan melaksanakan kegiatan pengurasan dan pembersihan reservoir air baku serta reservoir air bersih di Unit Instalasi Air Baku Karangjawa dan Unit Pengolahan Air Bersih PDAM Muara Teweh.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 1 Juni 2026 mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Selama proses pembersihan berlangsung, pendistribusian air kepada pelanggan PDAM Kota Muara Teweh akan dihentikan sementara.
Menurut Hj. Mery Rukaini, langkah yang dilakukan PDAM merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam menjaga kualitas air bersih agar tetap higienis dan aman digunakan masyarakat.

“Kami dari DPRD Barito Utara sangat mendukung kegiatan pengurasan dan pembersihan reservoir yang dilakukan pihak PDAM. Ini merupakan langkah positif dan penting dalam menjaga kualitas air bersih agar tetap higienis serta layak konsumsi bagi masyarakat,” ujar Hj. Mery Rukaini.
Ia menilai, perawatan dan pembersihan instalasi air secara berkala memang harus dilakukan demi memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap optimal dan memenuhi standar kesehatan.
Menurutnya, meskipun untuk sementara distribusi air akan dihentikan, masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi tersebut karena tujuannya demi kepentingan bersama dalam jangka panjang.
“Kegiatan ini tentu untuk kepentingan masyarakat juga. Kita ingin kualitas air yang disalurkan benar-benar bersih dan sehat. Karena itu kami berharap masyarakat dapat mendukung dan mempersiapkan cadangan air secukupnya selama proses pembersihan berlangsung,” tambahnya.
Ketua DPRD Barito Utara juga mengapresiasi keterbukaan pihak PDAM yang sebelumnya telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada masyarakat terkait jadwal penghentian sementara distribusi air.
Ia berharap ke depan PDAM Barito Utara terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, baik dari sisi kualitas air, kelancaran distribusi maupun penanganan gangguan pelayanan agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi dengan baik.
Sementara itu, berdasarkan pengumuman resmi PDAM Kabupaten Barito Utara Nomor 685/129/V/2026, penghentian sementara distribusi air dilakukan sehubungan dengan kegiatan pengurasan dan pembersihan bak reservoir air baku dan bak reservoir air bersih di instalasi PDAM Muara Teweh.
Pihak PDAM juga menghimbau seluruh pelanggan untuk menampung air secukupnya sebelum kegiatan dimulai guna mengantisipasi kebutuhan selama proses pembersihan berlangsung. (*/rls/anung-red)







