TINDAK TEGAS!!! Warga Keluhkan Ketidakaktifan Mengajar Dua Guru PPPK dan Seorang Guru ASN di SDN-1 Haragandang

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO | Warga Desa Haragandang, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menyampaikan keluhan serius terhadap kondisi tenaga pendidik di SDN Haragandang. Masyarakat menilai proses belajar mengajar di sekolah tersebut tidak berjalan maksimal akibat ketidakaktifan sejumlah guru berstatus ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Keluhan itu disampaikan warga karena dari sekitar 40 siswa-siswi yang bersekolah di SDN Haragandang, kegiatan belajar mengajar sehari-hari disebut lebih banyak ditangani oleh guru honorer.

Menurut keterangan warga, terdapat dua guru PPPK yang setelah diangkat dan ditempatkan di SDN Haragandang justru tidak pernah aktif mengajar sebagaimana mestinya. Bahkan salah seorang guru PPPK disebut hanya sekali datang ke sekolah setelah penempatan tugas dan hingga kini tidak pernah lagi terlihat aktif mengajar.

“Ironis sekali, setelah ditempatkan di SDN Haragandang, yang bersangkutan hanya satu kali turun ke sekolah. Sampai sekarang tidak pernah aktif mengajar lagi,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Baca Juga :  LAPOR KEMANA..!!! Warga Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Lahan Sawit Eks PT AGU yang Dikuasai Negara di Barito Utara

Sementara itu, seorang guru ASN juga tidak luput dari sorotan, sudah kurang lebih tiga bulan terakhir tidak aktif menjalankan tugas mengajar di sekolah tersebut.

Tidak hanya guru PPPK, warga juga mengeluhkan seorang guru ASN yang dinilai jarang aktif mengajar. Menurut warga, dalam satu tahun terakhir guru ASN tersebut diperkirakan hanya sekitar enam bulan aktif mengajar, itu pun tidak rutin dan berselang-seling setiap bulannya.

“Kadang turun mengajar, kadang tidak. Sekarang sudah sekitar tiga bulan juga tidak mengajar,” ungkap warga lagi.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan masyarakat dan orang tua murid karena keberlangsungan pendidikan anak-anak di desa sangat bergantung pada kehadiran tenaga pengajar yang aktif.

Warga menilai keberadaan guru honorer selama ini justru menjadi penopang utama kegiatan belajar mengajar di SDN-1 Haragandang. Mereka berharap Pemerintah Daerah tidak menutup mata terhadap kondisi pendidikan di wilayah pedalaman.

Menurut informasi yang berkembang di tengah masyarakat, kepala sekolah disebut tidak berani memberikan teguran kepada tiga guru tersebut. Hal itu memunculkan pertanyaan warga mengenai pengawasan dan penegakan disiplin terhadap aparatur pendidikan di sekolah.

Baca Juga :  Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia Taufiq Rahman Apresiasi KPK, Sentil Sistem Yang Picu Korupsi

“Yang aktif cuma honor. Kalau seperti ini terus kasihan anak-anak karena hak mereka untuk belajar jadi tidak maksimal,” tegas warga.

Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap guru ASN maupun PPPK yang tidak menjalankan tugas secara aktif.

Selain itu, warga juga berharap adanya pengawasan rutin dari Dinas terkait terhadap sekolah-sekolah di wilayah terpencil agar kualitas pelayanan pendidikan tetap terjaga dan hak belajar siswa tidak terabaikan.

Saat dikonfirmasi media siber Lintaskalimantan.co terkait kebenaran informasi ketidakaktifan dua guru PPPK dan seorang guru ASN di SDN-1 Haragandang, Kepala Sekolah, Trisno, Senin (11/05/26) melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan. Pesan yang dikirim media diketahui masih berstatus centang satu atau belum terbaca hingga berita ini diterbitkan. (*/rls/anung/red).

Berita Terkait

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur Tinjau Antisipasi karhutla Di Pulang Pisau Lewat Udara
JADI SOROTAN! Beberapa Lokasi Galian C Batu Belah di Bayas Tersinyalir Tanpa Izin, Warga Minta APH Bertindak Tegas
DPRD Barito Utara Dukung Pelebaran Lima Ruas Jalan di Muara Teweh, H. Nurul Anwar: Infrastruktur Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Talenta Muda Kobar Siap Tampil Membela Kalimantan Tengah
Dukung Batara Expo 2026, Wakil Ketua I DPRD Barito Utara Harapkan UMKM Maju dan Budaya Daerah Tetap Lestari
Ketua DPRD Barito Utara Terima Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Transparansi Anggaran
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Dukung Pembangunan WFC Berikan Dampak Positif Untuk Ekonomi Masyarakat
Sekretaris DPRD Barito Utara: Sholat Berjamaah Perkuat Spiritualitas ASN dan Sinergi Antarperangkat Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:48 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur Tinjau Antisipasi karhutla Di Pulang Pisau Lewat Udara

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:15 WIB

JADI SOROTAN! Beberapa Lokasi Galian C Batu Belah di Bayas Tersinyalir Tanpa Izin, Warga Minta APH Bertindak Tegas

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:04 WIB

DPRD Barito Utara Dukung Pelebaran Lima Ruas Jalan di Muara Teweh, H. Nurul Anwar: Infrastruktur Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:47 WIB

Talenta Muda Kobar Siap Tampil Membela Kalimantan Tengah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:19 WIB

Dukung Batara Expo 2026, Wakil Ketua I DPRD Barito Utara Harapkan UMKM Maju dan Budaya Daerah Tetap Lestari

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page