Rakerda Gerdayak Indonesia Tegaskan Komitmen Bangun SDM Dayak dan Dukung Investasi Berkelanjutan di Kalimantan Tengah

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs. Yansen A. Binti, MBA Ketua Umum Gerdayak Indonesia, saat menyampaikan sambutan dan membuka secara resmi rakerda Gerdayak Indonesia Jumat 05 Juni 2026 di Palangka Raya. (fboto:ist/*/anung-red)

Drs. Yansen A. Binti, MBA Ketua Umum Gerdayak Indonesia, saat menyampaikan sambutan dan membuka secara resmi rakerda Gerdayak Indonesia Jumat 05 Juni 2026 di Palangka Raya. (fboto:ist/*/anung-red)

LINTASKALIMANTAN.CO | Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai forum strategis untuk menyusun program kerja organisasi yang berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan masyarakat, serta dukungan terhadap pembangunan daerah dan nasional.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Gerdayak Indonesia, Drs. Yansen A. Binti, M.BA, menegaskan bahwa kehadiran organisasi kemasyarakatan bukan untuk menciptakan konflik ataupun menghambat investasi yang masuk ke Kalimantan Tengah. Sebaliknya, Gerdayak hadir sebagai mitra pembangunan yang siap berkolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Yansen, organisasi masyarakat harus mampu memberikan kontribusi positif dengan menjaga iklim investasi yang sehat sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat adat dan masyarakat lokal. Ia menilai investasi yang berjalan dengan baik akan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara berkeadilan.

“Gerdayak bukan organisasi yang hadir untuk membuat kegaduhan atau menghambat investor. Kami ingin menjadi bagian dari solusi pembangunan dengan mengedepankan kerja sama dan kolaborasi yang konstruktif,” tegasnya jum’at (05/06/26).

Lebih lanjut, Yansen menekankan bahwa Gerdayak memiliki program yang jelas dan terarah dalam membangun kualitas SDM Dayak di era digitalisasi. Menurutnya, perkembangan teknologi dan transformasi digital harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas generasi muda Dayak agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Baca Juga :  GACOR!!! Kejagung RI Kantongi Indikasi Keterlibatan Oknum Pejabat Negara "Bermain" Dengan Samin Tan di PT AKT

Ia menyatakan dukungannya terhadap program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang mendorong agar setiap keluarga memiliki minimal satu sarjana (S-1). Program tersebut dinilai sangat penting dalam menciptakan generasi Dayak yang cerdas, berdaya saing, dan mampu menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri.

“Anak-anak Dayak harus menjadi generasi yang cerdas, berpendidikan, dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan masyarakat Dayak,” ujarnya.

Selain fokus pada pendidikan, Gerdayak juga menaruh perhatian besar terhadap sektor ketahanan pangan. Dalam kesempatan tersebut, Yansen berharap organisasi yang dipimpinnya dapat memberikan sumbangsih nyata terhadap pembangunan daerah maupun nasional melalui penguatan sektor pangan berbasis masyarakat.

Ia mengajak seluruh anggota Gerdayak untuk memanfaatkan potensi ruang dan lahan yang tersedia di lingkungan masing-masing, mulai dari tingkat keluarga hingga masyarakat luas. Pemanfaatan lahan melalui kegiatan bercocok tanam dinilai dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Jika setiap anggota mampu memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok tanam, maka secara tidak langsung kita ikut memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional,” katanya.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Palangka Raya Laksanakan Operasi Keselamatan Telabang 2026 dengan Sasaran Angkutan Travel

Dalam pelaksanaan Rakerda tersebut, Yansen juga berharap seluruh program yang dirumuskan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat Dayak. Ia menginginkan agar setiap kebijakan dan program kerja organisasi mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial maupun pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, Gerdayak harus menjadi organisasi yang aktif bekerja dan mampu membangun kolaborasi dengan dunia usaha, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah.

“Gerdayak harus hadir sebagai organisasi yang bekerja nyata, membela kepentingan masyarakat, dan membangun kemitraan dengan perusahaan maupun pemerintah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Ketua Umum Gerdayak Indonesia secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah. Pembukaan Rakerda tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat peran Gerdayak sebagai mitra strategis pembangunan di Kalimantan Tengah dan Indonesia. (*/rls/anung-red).

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan
Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas
PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali
Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar
Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu
Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:49 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas

Sabtu, 19 September 2026 - 20:17 WIB

Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata

Sabtu, 19 September 2026 - 13:36 WIB

Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Jumat, 18 September 2026 - 10:39 WIB

Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WIB

PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Pangdam Hadiri Rapat Evaluasi Penanggulangan Karhutla 

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:52 WIB

You cannot copy content of this page