Pemerintah Di Minta Turun Gunung, Warga Barito Utara Keluhkan Kelangkaan BBM Beredar Nota Harga Pertalite Tembus Rp30.000 per Liter

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi (foto: */google-anung/tim-red) 

LINTASKALIMANTAN.CO | Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi seperti Pertalite dan Biosolar dan non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex di Kabupaten Barito Utara kembali memicu keresahan masyarakat. Dimana, Dalam beberapa hari terakhir, warga di sejumlah Desa di wilayah se-Kecamatan Barito Utara mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM jenis Pertalite dan Pertamax di SPBU, sementara beredar nota harga eceran di luar kota Muara Teweh justru melambung tinggi hingga mencapai Rp30.000 per liter untuk Pertalite.

Menurut sumber yang dihimpun media ini dampak dari kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Barito Utara semakin memukul aktivitas masyarakat. Di tingkat pengecer, minyak Pertalite kini sulit ditemukan. Bahkan di beberapa titik, kios-kios eceran memilih tutup karena tidak mendapat pasokan sama sekali.

Sementara itu, di lokasi yang masih menjual, harga Pertalite maupun Pertamax melonjak tajam hingga Rp25.000–Rp30.000 per liter, jauh di atas harga normal. Kondisi ini membuat warga terhimpit, terutama mereka yang setiap hari bergantung pada kendaraan untuk bekerja

Baca Juga :  Polisi Sigap Tangani Kecelakaan di Bundaran Garuda Palangka Raya, Arus Lalu Lintas Tetap Terkendali

“Di eceran banyak yang kosong, kalaupun ada harganya sangat mahal. Kami jadi serba sulit,” ujar seorang pengendara roda dua di Muara Teweh, kepada media ini. Rabu (3/12/25).

Pantauan di lapangan, antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengular di sekitar SPBU yang masih beroperasi. Warga rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan jatah BBM, meski jumlahnya terbatas.

Beberapa orang warga di Muara Teweh mengaku sudah dua hari kesulitan mengisi BBM di SPBU yang ada Barito Utara.

“Kalau di SPBU sering habis, giliran ada kita harus antre panjang. Kalau beli eceran harganya sudah tidak masuk akal, bisa sampai tiga puluh ribu per liter,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Barito Utara Dukung Pelaksanaan TKA SD 2026, Tekankan Pemerataan Akses dan Kualitas

Tidak hanya pengendara pribadi, Kelangkaan ini juga berdampak pada pelaku usaha kecil, seperti ojek, pedagang, hingga petani yang membutuhkan BBM untuk operasional. Beberapa sopir angkutan barang mengaku terpaksa mengurangi perjalanan karena biaya meningkat drastis. Sebagian pedagang bahkan terpaksa mengurangi aktivitas distribusi karena tidak sanggup menanggung lonjakan biaya.

Warga meminta Pemerintah Daerah dan Pihak Stakeholder terkait segera turun tangan untuk memastikan pasokan BBM kembali stabil.

“Jangan sampai kondisi ini berlarut-larut, kami masyarakat yang dirugikan bahkan jadi korban,” timpal warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan maupun langkah penanganan yang akan ditempuh.

Kelangkaan BBM ini kembali menjadi perhatian Publik dan diharapkan Pemerintah bergerak cepat agar kondisi harga BBM di Barito Utara segera kembali normal. (*/anung/tim)

Berita Terkait

Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng
Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November
HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun
Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini
Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
PT BGA Salurkan Sembako, Masker dan BBM untuk Penanganan Karhutla
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 20:56 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun

Senin, 28 September 2026 - 20:05 WIB

Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini

Berita Terbaru

LINTAS TNI

TMMD Ke- 130 Wilayah Kodim 1016/Plk Resmi Di Buka

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:59 WIB

You cannot copy content of this page