Polsek Pahandut Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Penanganan ODGJ di Palangka Raya

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN |PALANGKA RAYA – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Pahandut bersama unsur terkait dalam menangani laporan masyarakat mengenai seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk dan diduga membahayakan keselamatan keluarga maupun warga sekitar di Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu (10/6/2026).

Penanganan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut melibatkan personel kepolisian, aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, serta pihak kelurahan dalam upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus memastikan ODGJ mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Jekan Raya IPTU Narmanto yang didampingi personel Polsek Pahandut, Babinsa Kelurahan Bukit Tunggal, petugas Kelurahan Bukit Tunggal, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kayon.

Tim gabungan bergerak menuju sebuah rumah yang berada di Jalan Sei Nyamuk RT 16/RW 14 setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya seorang perempuan yang mengalami gangguan kejiwaan dan sering mengamuk di dalam rumah.

Informasi awal diperoleh dari petugas Kelurahan Bukit Tunggal yang menerima keluhan warga mengenai kondisi tersebut. Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, perempuan berinisial L (38) diketahui kerap menunjukkan perilaku agresif di lingkungan tempat tinggalnya dan beberapa kali melakukan tindakan yang membahayakan terhadap suaminya.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Selain dikhawatirkan membahayakan anggota keluarga, perilaku agresif yang ditunjukkan juga berpotensi mengancam keselamatan warga sekitar apabila tidak segera ditangani secara tepat.

Mendapatkan laporan tersebut, Polsek Pahandut segera melakukan langkah-langkah quick response dengan mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pendekatan persuasif dan humanis terhadap yang bersangkutan. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari tindakan yang dapat memperburuk kondisi psikologis pasien sekaligus meminimalkan risiko bagi keluarga maupun petugas yang berada di lapangan.

Melalui koordinasi yang baik antara kepolisian, aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, dan pihak keluarga, proses pengamanan serta evakuasi akhirnya dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar.

Selanjutnya, pihak kepolisian berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membawa perempuan tersebut ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei Palangka Raya guna mendapatkan pemeriksaan, penanganan medis, serta perawatan lanjutan sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto, STK, SIK menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian dalam penanganan kasus tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya memberikan perlindungan terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga :  Kapolsek Rakumpit Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis Saat Pimpin Apel Pagi Personel

“Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur terkait merupakan bentuk respons cepat dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat. Di sisi lain, kami juga memastikan penanganan terhadap ODGJ dilakukan secara humanis, profesional, dan sesuai prosedur yang berlaku sehingga yang bersangkutan dapat memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menangani berbagai persoalan sosial kemasyarakatan, termasuk penanganan ODGJ yang memerlukan perhatian khusus.

Dengan adanya respons cepat dari tim gabungan tersebut, situasi di lingkungan sekitar kembali kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. Sementara itu, pihak keluarga berharap pasien dapat memperoleh perawatan yang optimal sehingga kondisi kesehatannya dapat berangsur membaik.

Peristiwa ini sekaligus menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan kesehatan jiwa di tengah masyarakat. Selain menjaga keamanan lingkungan, langkah cepat dan humanis yang dilakukan juga menjadi bentuk kepedulian terhadap hak-hak pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan dan pendampi Polsek Pahandut Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Penanganan ODGJ di Palangka RayaBerikut versi narasi panjang bergaya media nasional/terkenal dengan struktur berita yang lebih mendalam dan profesional:

Polsek Pahandut dan Tim Gabungan Evakuasi ODGJ yang Mengamuk di Bukit Tunggal, Penanganan Dilakukan Secara Humanis

PALANGKA RAYA – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Pahandut bersama unsur terkait dalam menangani laporan masyarakat mengenai seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk dan diduga membahayakan keselamatan keluarga maupun warga sekitar di Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu (10/6/2026).

Penanganan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut melibatkan personel kepolisian, aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, serta pihak kelurahan dalam upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus memastikan ODGJ mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Jekan Raya IPTU Narmanto yang didampingi personel Polsek Pahandut, Babinsa Kelurahan Bukit Tunggal, petugas Kelurahan Bukit Tunggal, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kayon.

Tim gabungan bergerak menuju sebuah rumah yang berada di Jalan Sei Nyamuk RT 16/RW 14 setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya seorang perempuan yang mengalami gangguan kejiwaan dan sering mengamuk di dalam rumah.

Informasi awal diperoleh dari petugas Kelurahan Bukit Tunggal yang menerima keluhan warga mengenai kondisi tersebut. Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, perempuan berinisial L (38) diketahui kerap menunjukkan perilaku agresif di lingkungan tempat tinggalnya dan beberapa kali melakukan tindakan yang membahayakan terhadap suaminya.

Baca Juga :  Berikut versi narasi bergaya media arus utama dengan fokus pada peran Cak Sam sebagai mediator. Saya mempertahankan gaya pemberitaan yang netral dan menghindari penyajian asumsi sebagai fakta. Judul: Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Sepakati Libatkan Keluarga untuk Cari Solusi Terbaik Narasi: Palangka Raya – Seorang mahasiswi berinisial B (19) di Kota Palangka Raya bersama keluarganya mengadukan persoalan yang dihadapinya kepada Cak Sam setelah mengaku tengah mengandung sekitar dua bulan. Perempuan tersebut menyebut pacarnya, K (20), yang bekerja di salah satu perusahaan di Palangka Raya, tidak lagi dapat dihubungi setelah mengetahui kehamilan tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak perempuan, keduanya telah menjalin hubungan sejak awal tahun 2026 dan sempat beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri atas dasar suka sama suka. Setelah mengetahui dirinya hamil, B mengaku telah memberitahukan kondisi tersebut kepada K. Namun, menurut pengakuan B, respons yang diterimanya tidak sesuai harapan. Ia mengaku sempat diminta untuk menggugurkan kandungannya. Setelah itu, komunikasi antara keduanya dikatakan terputus karena seluruh akses komunikasi diblokir. Mendengar keluhan tersebut, Cak Sam kemudian memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak beserta keluarga dalam suasana mediasi. Pertemuan berlangsung dengan mengedepankan dialog dan penyelesaian secara kekeluargaan. Dari hasil mediasi, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan awal untuk membawa persoalan tersebut kepada orang tua masing-masing di kampung halaman. Langkah itu ditempuh sebagai upaya mencari penyelesaian terbaik, termasuk membahas rencana pernikahan apabila disetujui oleh kedua keluarga. Cak Sam berharap komunikasi antarkeluarga dapat berjalan dengan baik sehingga persoalan ini dapat diselesaikan secara bijaksana, dengan mengutamakan tanggung jawab serta kepentingan semua pihak yang terlibat.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Selain dikhawatirkan membahayakan anggota keluarga, perilaku agresif yang ditunjukkan juga berpotensi mengancam keselamatan warga sekitar apabila tidak segera ditangani secara tepat.

Mendapatkan laporan tersebut, Polsek Pahandut segera melakukan langkah-langkah quick response dengan mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pendekatan persuasif dan humanis terhadap yang bersangkutan. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari tindakan yang dapat memperburuk kondisi psikologis pasien sekaligus meminimalkan risiko bagi keluarga maupun petugas yang berada di lapangan.

Melalui koordinasi yang baik antara kepolisian, aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, dan pihak keluarga, proses pengamanan serta evakuasi akhirnya dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar.

Selanjutnya, pihak kepolisian berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membawa perempuan tersebut ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei Palangka Raya guna mendapatkan pemeriksaan, penanganan medis, serta perawatan lanjutan sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto, STK, SIK menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian dalam penanganan kasus tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya memberikan perlindungan terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

“Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur terkait merupakan bentuk respons cepat dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat. Di sisi lain, kami juga memastikan penanganan terhadap ODGJ dilakukan secara humanis, profesional, dan sesuai prosedur yang berlaku sehingga yang bersangkutan dapat memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menangani berbagai persoalan sosial kemasyarakatan, termasuk penanganan ODGJ yang memerlukan perhatian khusus.

Dengan adanya respons cepat dari tim gabungan tersebut, situasi di lingkungan sekitar kembali kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. Sementara itu, pihak keluarga berharap pasien dapat memperoleh perawatan yang optimal sehingga kondisi kesehatannya dapat berangsur membaik.

Peristiwa ini sekaligus menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan kesehatan jiwa di tengah masyarakat. Selain menjaga keamanan lingkungan, langkah cepat dan humanis yang dilakukan juga menjadi bentuk kepedulian terhadap hak-hak pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan dan pendampingan yang layak.ngan yang layak. (*/rls/hms/red)

Berita Terkait

Cetak Generasi Cerdas dan Berkarakter, Polres Gunung Mas Bekali Ratusan Siswa SMAN 2 Kurun Ilmu Anti Kekerasan di MPLS 2026
Kapolresta Palangka Raya Berikan Penghargaan kepada Satrenarkoba Berprestasi atas Keberhasilan Ungkap Kasus Narkoba
Polres Gunung Mas PTDH Briptu Indra Buana, Kapolres: Institusi Tidak Boleh Dikotori Pelanggaran
Polsek Sepang Intensifkan Patroli dan Edukasi Karhutla, Ingatkan Warga Bahaya Pembakaran Lahan
Kapolda Kalteng Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Tumbang Nusa
Tim Putra Polres Kobar dan Tim Putri Polres Barut Juara Turnamen Bola Voli Kapolda Cup 2, Gubernur Kalteng Serahkan Piala Bergilir
Bhabinkamtibmas Polsek Kurun Kawal Ketat Penyaluran BLT-DD Tumbang Lampahung Pastikan Tepat Sasaran
Lewat Inovasi GULA MADU, Warga Gunung Mas Kini Urus SKCK Makin Cepat dan Mudah

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:05 WIB

Cetak Generasi Cerdas dan Berkarakter, Polres Gunung Mas Bekali Ratusan Siswa SMAN 2 Kurun Ilmu Anti Kekerasan di MPLS 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:27 WIB

Kapolresta Palangka Raya Berikan Penghargaan kepada Satrenarkoba Berprestasi atas Keberhasilan Ungkap Kasus Narkoba

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polres Gunung Mas PTDH Briptu Indra Buana, Kapolres: Institusi Tidak Boleh Dikotori Pelanggaran

Senin, 13 Juli 2026 - 18:36 WIB

Kapolda Kalteng Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Tumbang Nusa

Senin, 13 Juli 2026 - 18:18 WIB

Tim Putra Polres Kobar dan Tim Putri Polres Barut Juara Turnamen Bola Voli Kapolda Cup 2, Gubernur Kalteng Serahkan Piala Bergilir

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page