LINTASKALIMANTAN.CO | Seorang Ibu tua korban perampokan Monika Surai Abel Pahan yang merupakan pensiunan PNS di Kabupaten Barito Utara akhirnya menghembuskan napas terakhir Kamis (27/11/25) sekira pukul 17.18 WIB setelah sembilan hari menjalani perawatan Intensif di RSUD Muara Teweh akibat menjadi korban perampokan sadis.
Korban yang diketahui berusia sekitar 70 tahun itu sebelumnya ditemukan dalam kondisi tak sadar kan diri di rumahnya Jalan Brigjen Katamso nomor 2, RT 28, Kelurahan Melayu, Selasa (18/11/25) pada pekan lalu. Pelaku diduga masuk ke rumah korban pada pagi hari dan melakukan tindak kekerasan sebelum membawa kabur sejumlah barang berharga.
Peristiwa perampokan yang menimpa korban terjadi pada pekan lalu di kediamannya. Saat kejadian, pelaku diduga masuk ke rumah korban selain mengambil perhiasan korban juga melakukan kekerasan hingga menyebabkan korban mengalami luka serius. Meski sudah dirawat hampir dua pekan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Keluarga korban dan warga sekitar mengaku kecewa dan mempertanyakan kinerja kepolisian, sebab hingga berita ini diturunkan, pelaku perampokan belum juga berhasil diungkap. Padahal kasus ini telah menjadi perhatian publik karena kekejaman pelaku dan kondisi korban yang kritis hingga akhirnya meninggal.
Sejumlah pihak menilai lambannya pengungkapan kasus ini menambah kekhawatiran masyarakat, terlebih kejadian perampokan dengan kekerasan sudah beberapa kali terjadi di wilayah hukum Polres Barito Utara Polda Kalimantan Tengah.
Kami berharap pihak kepolisian serius menangani kasus ini. Sudah ada korban meninggal, tapi pelakunya masih bebas. Ini membuat warga takut dan mempertanyakan kesigapan aparat, ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan terbaru terkait perkembangan penyelidikan. Warga berharap kasus ini segera dituntaskan dan pelaku dapat ditangkap untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Barito Utara. (*/AI-red)

