Pelaku Belum Terungkap! Korban Perampokan Sadis di Barito Utara Meninggal Dunia Setelah 9 Hari Dirawat

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO | Seorang Ibu tua korban perampokan Monika Surai Abel Pahan yang merupakan pensiunan PNS di Kabupaten Barito Utara akhirnya menghembuskan napas terakhir Kamis (27/11/25) sekira pukul 17.18 WIB setelah sembilan hari menjalani perawatan Intensif di RSUD Muara Teweh akibat menjadi korban perampokan sadis.

Korban yang diketahui berusia sekitar 70 tahun itu sebelumnya ditemukan dalam kondisi tak sadar kan diri di rumahnya Jalan Brigjen Katamso nomor 2, RT 28, Kelurahan Melayu, Selasa (18/11/25) pada pekan lalu. Pelaku diduga masuk ke rumah korban pada pagi hari dan melakukan tindak kekerasan sebelum membawa kabur sejumlah barang berharga.

Baca Juga :  Polsek Timpah Tanam Jagung Serentak di Desa Tumbang Randang, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Peristiwa perampokan yang menimpa korban terjadi pada pekan lalu di kediamannya. Saat kejadian, pelaku diduga masuk ke rumah korban selain mengambil perhiasan korban juga melakukan kekerasan hingga menyebabkan korban mengalami luka serius. Meski sudah dirawat hampir dua pekan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Keluarga korban dan warga sekitar mengaku kecewa dan mempertanyakan kinerja kepolisian, sebab hingga berita ini diturunkan, pelaku perampokan belum juga berhasil diungkap. Padahal kasus ini telah menjadi perhatian publik karena kekejaman pelaku dan kondisi korban yang kritis hingga akhirnya meninggal.

Sejumlah pihak menilai lambannya pengungkapan kasus ini menambah kekhawatiran masyarakat, terlebih kejadian perampokan dengan kekerasan sudah beberapa kali terjadi di wilayah hukum Polres Barito Utara Polda Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Personel Rumkit Bhayangkara Palangka Raya Ikuti Bimbingan Rohani di Mapolda Kalteng

Kami berharap pihak kepolisian serius menangani kasus ini. Sudah ada korban meninggal, tapi pelakunya masih bebas. Ini membuat warga takut dan mempertanyakan kesigapan aparat, ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan terbaru terkait perkembangan penyelidikan. Warga berharap kasus ini segera dituntaskan dan pelaku dapat ditangkap untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Barito Utara. (*/AI-red)

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan
Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas
PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali
Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar
Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu
Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:49 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas

Sabtu, 19 September 2026 - 20:17 WIB

Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata

Sabtu, 19 September 2026 - 13:36 WIB

Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Jumat, 18 September 2026 - 10:39 WIB

Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WIB

PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page