TINDAK TEGAS!!! BBM Langka di Barito Utara, Warga Pergoki Mobil Diduga Pelansir Ikut Antri di SPBU KM 18

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO | Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Barito Utara ditambah harga dijual eceran mencapai Rp.30.000 per liter kembali memicu keresahan warga. Di tengah antrean panjang sepeda motor dan mobil pribadi yang mengular di SPBU KM 18 Jalan Muara Teweh – Banjarmasin Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kab. Barito Utara (Kalteng) warga memergoki bebrapa unit mobil yang berisi puluhan dirigen yang diduga kuat melakukan praktik pelansiran BBM ikut mengantre untuk mengisi bahan bakar.

Peristiwa itu langsung viral di WhatsApp Group dan media sosial ketika warga yang sudah menunggu berjam-jam melihat mobil dengan tangki modifikasi yang dicurigai kerap melakukan pengisian berulang dan berisi puluhan dirigen sontak temuan ini langsung memancing kekesalan warga yang merasa dirugikan di tengah krisis BBM yang semakin parah.

Baca Juga :  Momentum May Day 2026, Hj. Sri Neni Trianawaty Ajak Perkuat Peran Buruh di Barito Utara

Video detik-detik puluhan mobil tangki modif dan berisi puluhan dirigen saat di pergoki warga di SPBU KM 18 Jalan Muara Teweh – Banjarmasin.

“Kami sudah antre lama, tapi masih ada saja mobil pelansiran yang dilayani. Ini yang membuat BBM cepat habis di SPBU, sementara masyarakat biasa kesusahan,” kata salah satu warga yang berada di lokasi.

Warga juga meminta Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah Daerah turun tangan melakukan pengawasan ketat terhadap praktik pelansiran yang dinilai marak terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga :  Jalin Kedekatan dengan Warga, Babinsa Kodim 1016/Palangka Raya Laksanakan Anjangsana

“Kalau tidak ada pengawasan, masalah ini tidak akan selesai. Kami minta pihak terkait tegas. Jangan sampai masyarakat yang jadi korban terus,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU KM 18 belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelansiran tersebut. Sementara itu, antrean panjang dan kekosongan BBM masih terjadi di beberapa titik, membuat situasi semakin sulit bagi warga yang membutuhkan bahan bakar untuk aktivitas harian.

Kelangkaan BBM di Barito Utara kini menjadi sorotan dan diharapkan Pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasinya demi menghindari keresahan yang terus meluas. (*/anung/red)

Berita Terkait

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite
Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka
Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya
252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila
H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU
Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai
Kapolsek Lahei Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan Warga dan PT Pada Idi, Utamakan Musyawarah Demi Kamtibmas Kondusif
Moulding Disorot di Pangkalan Banteng, Diduga Pengetap Solar Bersubsidi

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37 WIB

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:19 WIB

252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:57 WIB

H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Polres Kobar Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:11 WIB

You cannot copy content of this page