Komitmen Swasembada Pangan: Polsek Pahandut Siapkan 2,5 Hektar Lahan Jagung Dukung Program Presiden 

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || Palangka raya – Menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat dalam percepatan swasembada pangan nasional, Polsek Pahandut, Polresta Palangka Raya, menggelar aksi nyata optimalisasi lahan tidur menjadi kawasan produktif pertanian jagung, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung serentak di dua lokasi strategis itu menjadi salah satu proyek percontohan ketahanan pangan berbasis kolaborasi lintas sektor di Kalimantan Tengah.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, S.T.K., S.I.K., personel gabungan yang terdiri atas puluhan anggota Polri, Babinsa, serta kelompok tani turun ke lahan sejak pukul 07.00 WIB. Dua titik utama yang disasar adalah area Polsubsektor Jekan Raya di Jalan Mahir Mahar dan lahan Pondok Pesantren Insan Madani Al-Ikhlas di Jalan Hiu Putih Lanjutan.

Tak kurang dari satu hektare lahan ditanami jagung varietas unggul dalam kegiatan yang berlangsung serempak di berbagai daerah tersebut. Kehadiran Sekretaris Kelompok Tani (Poktan) Kerukunan Sedulur Tani, Ali, serta pengurus ponpes, Warjito, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan kolektif membangun kemandirian pangan.

Baca Juga :  Penganiayaan Keluarga Berujung Maut di Palangka Raya, Pelaku Tusuk Korban dengan Gunting

“Sinergi TNI-Polri dan rakyat adalah kunci. Pekarangan dan lahan tidur yang selama ini tidak tergarap, kami sulap menjadi sumber pangan yang menghidupi masyarakat,” ujar AKP Iyudi di sela-sela penanaman.

Hingga pertengahan Februari 2026, Polsek Pahandut mencatat telah mengelola total lahan jagung seluas 2,5 hektare yang tersebar di sejumlah titik. Angka tersebut diproyeksikan terus bertambah seiring perluasan area tanam pada kuartal berikutnya.

Lebih dari sekadar bercocok tanam, program ini menyasar perubahan paradigma masyarakat agar tidak lagi bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah. Dengan metode tanam terukur dan pendampingan dari penyuluh pertanian, hasil panen nantinya diharapkan mampu menopang kebutuhan lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.

Baca Juga :  PERTAHANKAN HAK! Ratusan Warga Bintang Ninggi II Tolak Damang MAKI Lakukan Sidang Adat di Wilayah Desa

Kapolsek menambahkan, langkah ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah. “Bukan hanya soal menanam, tetapi bagaimana menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa setiap jengkal tanah bisa memberi manfaat. Kami ingin Jekan Raya menjadi contoh bahwa desa dan kelurahan bisa mandiri pangan,” tegasnya.

Dengan pendekatan partisipatif dan berbasis kearifan lokal, program ini dinilai mampu menjawab tantangan ketersediaan pangan di tingkat akar rumput sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tengah dinamika global.(*/rls/hms/red)

 

 

 

Berita Terkait

Dishub Kalteng Tetapkan Rasya Alika Farshi sebagai Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ 2026
Kadis Dikbud Kobar Jelaskan SPMB SD, Usia 7 Tahun Jadi Prioritas Penerimaan
SERAP ASPIRASI WARGA, Anggota DPRD Dapil I Gelar Reses Masa Persidangan III Tahun 2026
Gubernur Agustiar Sabran Dorong Kemandirian Gunung Mas pada Peringatan Hari Jadi ke-24
Fraksi PDIP DPRD Barito Utara Minta OPD Sosialisasi Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Pengawasan Tenaga Medis
Sekum DAD Barito Utara Klarifikasi Polemik Pemberitaan, Tegaskan Hinting Pali dan Portal Adat Tetap Dihormati sebagai Kearifan Lokal
Jalan Rusak KM 49 Muara Teweh–Puruk Cahu Picu Kemacetan Puluhan Kilometer, Pengguna Jalan Keluhkan Lambatnya Penanganan BPJN
FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta Klarifikasi Dinas PUPR Kapuas

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:27 WIB

Dishub Kalteng Tetapkan Rasya Alika Farshi sebagai Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:25 WIB

Kadis Dikbud Kobar Jelaskan SPMB SD, Usia 7 Tahun Jadi Prioritas Penerimaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:57 WIB

SERAP ASPIRASI WARGA, Anggota DPRD Dapil I Gelar Reses Masa Persidangan III Tahun 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 20:31 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Dorong Kemandirian Gunung Mas pada Peringatan Hari Jadi ke-24

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:51 WIB

Fraksi PDIP DPRD Barito Utara Minta OPD Sosialisasi Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Pengawasan Tenaga Medis

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page