KOMPAK..!!! Warga Teweh Timur Satukan Langkah Menjaga Stabilitas Dan Kerukanan

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO | Pemerintah Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, menunjukkan langkah konkret dalam menjaga stabilitas wilayah dengan menggelar penandatanganan “Komitmen Bersama” yang melibatkan unsur Pemerintahan, Polsek, Koramil, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Pihak Perusahaan, Rabu (29/4/26).

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Teweh Timur ini menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat. Komitmen tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam mencegah potensi konflik serta menjaga keharmonisan sosial.

Dalam dokumen komitmen yang ditandatangani bersama, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi kesepakatan bersama. Di antaranya adalah menjaga keamanan dan ketertiban wilayah agar masyarakat dapat hidup dengan rasa aman dan tenteram, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan sikap saling memperhatikan dan tidak bersikap acuh terhadap potensi gangguan.

Gambar Dokumen “Komitmen Bersama” yang melibatkan unsur Pemerintahan Desa, Polsek, Koramil, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Pihak Perusahaan, Rabu (29/4/26).

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan, termasuk bijak dalam menggunakan media sosial dengan menyaring informasi sebelum disebarluaskan guna mencegah penyebaran hoaks. Penegakan hukum dan penghormatan terhadap norma yang berlaku juga menjadi bagian penting dalam komitmen tersebut.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Palangka Raya Lakukan Pamtur Lalin dan Pengawalan Jalan Sehat HAB ke-80 Kemenag RI

Langkah pencegahan konflik sejak dini turut menjadi perhatian utama. Seluruh pihak sepakat untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, khususnya yang berkaitan dengan isu sensitif seperti suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA), serta menghindari provokasi yang dapat memecah belah masyarakat.

Tak hanya itu, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama juga diperkuat guna menjaga stabilitas wilayah. Pemerintah desa didorong untuk mengaktifkan kembali peran Linmas dan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan di tingkat lokal.
Peran perusahaan yang beroperasi di wilayah Teweh Timur juga menjadi sorotan dalam komitmen ini.

Perusahaan diminta untuk menjaga kondusivitas di wilayah kerjanya masing-masing serta mengedepankan musyawarah apabila terjadi konflik dengan masyarakat, dengan tetap mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

Penandatanganan komitmen ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Camat Teweh Timur Mundawan, Kapolsek Teweh Timur Ade Soemarna, Danramil 1013-14 Teweh Timur diwakili Fahri, Kepala KUA Kec. Teweh Timur Hazman Shaleh, Damang Kepala Adat Kec Teweh Timur diwakili Mantit I Sayun,
Kepala Desa Benangin I Sabaraon, Kepala Desa Benangin II diwakili Yati. D, Kepala Desa Benangin V diwakili Fahri, Ketua Majelis Resort Hindu Kaharingan Teweh Timur Radius, Ketua Resort GKE Sei Teweh Pdt. Ari Yunady, STh, Pastor Paroki Gereja Khatolik Santo Fransiskus Asisi Benangin diwakili Desiono, serta perusahaan PT BEK diwakili Mayor Inf Joni Forta, perusahaan PT PAMA diwakili Vico Randika Putra dan perusahaan PT SNS diwakili JeJeliman.

Baca Juga :  Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia Taufiq Rahman Apresiasi KPK, Sentil Sistem Yang Picu Korupsi

Camat Teweh Timur dalam keterangannya menyampaikan bahwa komitmen bersama ini bukan sekadar seremonial, melainkan harus menjadi pedoman nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ini adalah bentuk keseriusan kita bersama untuk menjaga wilayah Teweh Timur tetap aman dan harmonis. Semua pihak memiliki peran penting, dan sinergi adalah kunci utama,” tegas Mundawan.

Dengan adanya komitmen bersama ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah, sehingga stabilitas dan pembangunan di wilayah Kecamatan Teweh Timur dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. (*/rls/anung-peli/red).

Berita Terkait

AWPI Kalteng Matangkan Persiapan Kongres Nasional II 2026 Lewat Rakor
Men Gumpul Tempuh Jalur Damai, Ajukan Permohonan Mediasi ke Ditreskrimsus Polda Kalteng
Proyek Rice To Rice Pulang Pisau Disorot, Publik Pertanyakan Volume Timbunan dan Legalitas Material
Masjid Kubah Hijau Al Abrar Disorot, Warga Kritik Pemberitaan Dinilai Tak Berimbang
Agustiar Sabran Minta Maaf, Jalur Khusus di Palangka Raya Disorot karena Cat Cepat Memudar
Diskominfosantik Kalteng Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kolaborasi KIM dan Pemanfaatan AI
Peringati HUT ke-69 Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Upacara Khidmat dan Ziarah di TMP Sanaman Lampang
Patroli Dialogis di Pelabuhan Rambang, Polsek Pahandut Sampaikan Pesan Kamtibmas ke Warga

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:02 WIB

AWPI Kalteng Matangkan Persiapan Kongres Nasional II 2026 Lewat Rakor

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:05 WIB

Men Gumpul Tempuh Jalur Damai, Ajukan Permohonan Mediasi ke Ditreskrimsus Polda Kalteng

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:07 WIB

Proyek Rice To Rice Pulang Pisau Disorot, Publik Pertanyakan Volume Timbunan dan Legalitas Material

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:59 WIB

Masjid Kubah Hijau Al Abrar Disorot, Warga Kritik Pemberitaan Dinilai Tak Berimbang

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:37 WIB

Agustiar Sabran Minta Maaf, Jalur Khusus di Palangka Raya Disorot karena Cat Cepat Memudar

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page