Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN| Palangka Raya – Memasuki puncak musim kemarau, Kota Palangka Raya mulai diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik di sekitar wilayah kota. Kondisi ini dipicu cuaca yang panas dan kering setelah hampir satu bulan tidak diguyur hujan.

Kabut asap mulai terasa di beberapa kawasan dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat apabila kebakaran terus meluas. Musim kemarau yang berkepanjangan membuat vegetasi dan lahan gambut semakin mudah terbakar sehingga meningkatkan risiko terjadinya karhutla.

Tidak hanya karhutla, sepanjang pertengahan Juli 2026 sejumlah kebakaran permukiman juga terjadi hampir setiap hari. Beberapa kawasan padat penduduk, termasuk wilayah Puntun dan sejumlah lokasi lainnya di Kota Palangka Raya, dilaporkan mengalami musibah kebakaran yang menghanguskan rumah warga.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Petuk Katimpun Jalin Sinergi dengan Relawan Manggala Agni Lewat Program MAPD

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca panas dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Pastikan seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan telah dimatikan, periksa kondisi stop kontak dan instalasi listrik, cabut steker perangkat yang tidak diperlukan, serta pastikan kompor dan sumber api lainnya benar-benar dalam kondisi padam sebelum meninggalkan rumah.

Baca Juga :  Demi Tutupi Uang COD Terpakai, Kurir JNT Nekat Gasak Brankas di Pangkalan Bun

Selain itu, warga juga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus meningkatkan kesiapsiagaan selama musim kemarau. Informasi mengenai kondisi cuaca dan potensi kebakaran sebaiknya selalu mengacu pada informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan instansi terkait agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat. (*/rls/sgn/red)

 

Berita Terkait

Kasus ISPA Palangka Raya Tembus 6.041, Kabut Asap Karhutla Jadi Sorotan
Sugie Gerakkan APPI Kalteng, Siapkan Kopdar Perdana
Tambun Bungai Run Bergemuruh, Agustiar Sabran Serukan Semangat Bersama Menuju Indonesia Emas Menulis
Kapolda Kalteng Hadiri Syukuran HUT ke-69 Yansen A. Binti, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas
“Tembus Pelosok Kotabaru, Kodim 1004 Bangun Jembatan dan Buka Akses Warga”
Inovasi SKPD Kotabaru Digenjot, Bapperida Bidik Juara IGA
Klinik Lapas Kotabaru Resmi Jadi FKTP, Layanan Kesehatan Warga Binaan Naik Kelas
Peringati 1 Tahun Kodam XXII TB,Agustan Saining: Jaga Hutan Kalteng Tak Bisa Sendiri, Sinergi TNI dan Pemda Harus Diperkuat

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Kasus ISPA Palangka Raya Tembus 6.041, Kabut Asap Karhutla Jadi Sorotan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Sugie Gerakkan APPI Kalteng, Siapkan Kopdar Perdana

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Tambun Bungai Run Bergemuruh, Agustiar Sabran Serukan Semangat Bersama Menuju Indonesia Emas Menulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Kapolda Kalteng Hadiri Syukuran HUT ke-69 Yansen A. Binti, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:25 WIB

“Tembus Pelosok Kotabaru, Kodim 1004 Bangun Jembatan dan Buka Akses Warga”

Berita Terbaru

LINTAS NASIONAL

Presiden Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:12 WIB

You cannot copy content of this page