Janji Akhiri Pemadaman Bergilir di Barito Utara, Manager ULP PLN Muara Teweh Tuangkan Komitmen Tertulis

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FHOTO BERSAMA : Manager ULP PLN Muara Teweh, Pandu Andoka, saat menyerahkan Surat Pernyataan kepada Robinson Perwakilan Koalisi Ormas Bersatu Barito Utara disaksikan oleh tokoh Masyarakat Suria Baya (SBY) bersama seluruh ormas Adat yang hadir serta masyarakat. Selasa, 28 Juli 2026. (*/fhoto:ist/ypn/red-lintaskalimantan)

FHOTO BERSAMA : Manager ULP PLN Muara Teweh, Pandu Andoka, saat menyerahkan Surat Pernyataan kepada Robinson Perwakilan Koalisi Ormas Bersatu Barito Utara disaksikan oleh tokoh Masyarakat Suria Baya (SBY) bersama seluruh ormas Adat yang hadir serta masyarakat. Selasa, 28 Juli 2026. (*/fhoto:ist/ypn/red-lintaskalimantan)

LINTASKALIMANTAN.CO | Harapan masyarakat Kabupaten Barito Utara untuk menikmati pasokan listrik yang stabil akhirnya mendapat jawaban langsung dari pihak PLN. Dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026, Manager ULP PLN Muara Teweh, Pandu Andoka, membuat Surat Pernyataan tertulis yang berisi Komitmen sekaligus jaminan bahwa mulai tanggal tersebut masyarakat pelanggan PLN di Kabupaten Barito Utara tidak lagi mengalami pemadaman listrik bergilir yang dilakukan oleh PLN pada akhir-akhir ini.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Adat Dayak yang selama ini menerima berbagai keluhan dan keresahan masyarakat terkait seringnya pemadaman listrik. Aspirasi yang disampaikan secara langsung akhirnya dijawab melalui sebuah Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh Manager ULP PLN Muara Teweh beserta saksi-saksi yang hadir.

Dalam surat pernyataan tersebut, Pandu Andoka menyatakan bahwa sejak surat itu dibuat, suplai listrik di Kabupaten Barito Utara akan selalu stabil dan menyala. Ia juga menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus menjawab harapan masyarakat agar krisis listrik yang selama ini terjadi tidak kembali terulang.

GAMBAR : Dokumen Surat Pernyataan Manager ULP PLN Muara Teweh, Pandu Andoka, bukti Komitmen. (*/fhoto:ist/tim red-lintaskalimantan)

Pernyataan tertulis itu menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat karena merupakan komitmen resmi dari pihak PLN terhadap pelayanan kelistrikan di Barito Utara. Selama beberapa bulan terakhir, masyarakat di berbagai wilayah mengeluhkan pemadaman bergilir yang berdampak terhadap aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, dunia usaha hingga kegiatan pendidikan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen tersebut, sembilan organisasi masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Ormas Bersatu Kabupaten Barito Utara turut menandatangani Surat Pernyataan Dukungan.

Baca Juga :  WARGA MENJERIT..! Pembayaran PDAM Unit Jingah Tak Wajar, Minta Dirut Ganti Petugas—Begini Tanggapannya

Koalisi tersebut terdiri dari:

  • Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Utara.
  • Gerakan Pemuda Dayak (GERDAYAK) DPK Kabupaten Barito Utara.
  • Barisan Pertahanan Masyarakat Adat (BATAMAD) Kabupaten Barito Utara.
  • Gabungan Pangkalima Dayak (GPD) Alur Barito.
  • Iya Mulik Bengkang Turan Kabupaten Barito Utara.
  • Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) Kabupaten Barito Utara.
  • MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Barito Utara.
  • DPD Majelis Agama Kaharingan Indonesia (MAKI) Kabupaten Barito Utara.
  •  Asosiasi Bawi Dayak Budaya dan Wisata (ASBADATA) Kabupaten Barito Utara.
GAMBAR-1 : Dokumen Pernyataan Koalisi Ormas Bersatu Barito Utara.
(*/fhoto:ist/tim/red-lintaskalimantan)

Dalam surat dukungan tersebut, Koalisi Ormas Bersatu menyatakan mendukung penuh isi Surat Pernyataan Manager ULP PLN Muara Teweh yang berkomitmen menjaga stabilitas pasokan listrik, sekaligus mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, PLN, dunia usaha dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal perbaikan sistem kelistrikan demi kepentingan masyarakat luas.

Koalisi juga menyatakan akan terus memberikan dukungan moral sekaligus melakukan pengawasan agar komitmen yang telah disampaikan benar-benar diwujudkan melalui langkah nyata, profesional, transparan dan berkelanjutan sehingga masyarakat tidak lagi mengalami pemadaman bergilir.

Tokoh masyarakat Barito Utara, Suria Baya (SBY) , menyampaikan apresiasi atas keberanian Manager PLN ULP Muara Teweh yang bersedia menuangkan komitmennya secara tertulis.

GAMBAR-2 : Dokumen Pernyataan Koalisi Ormas Bersatu Barito Utara.
(*/fhoto:ist/tim/red-lintaskalimantan)

Menurutnya, surat pernyataan tersebut harus menjadi pegangan bersama, baik bagi masyarakat maupun PLN, agar kepercayaan publik terhadap pelayanan kelistrikan dapat kembali pulih.

“Kami berharap surat pernyataan ini menjadi pegangan kita bersama. Apa yang telah disampaikan Manager PLN ULP Muara Teweh hendaknya benar-benar diwujudkan. Dengan demikian berbagai isu negatif yang berkembang di masyarakat akibat kekecewaan dan kekesalan terhadap pelayanan listrik tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Barito Utara,” ujar SBY sapaan akrab nya kepada media ini.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada PLN membuktikan komitmen tersebut, sembari tetap melakukan pengawasan secara konstruktif apabila di kemudian hari masih ditemukan kendala pelayanan.

Baca Juga :  Ada Apa..? Maraknya Illegal Logging di Wilayah Benangin II, Di Laporan Warga Belum Ada Tindakan Dari APH

Di sisi lain, komitmen tersebut dinilai memiliki peluang untuk direalisasikan mengingat sistem kelistrikan Kalimantan turut didukung oleh keberadaan PLTMG Bangkanai yang memiliki kapasitas terpasang 295 Megawatt dan dioperasikan oleh PLN Nusantara Power. Pembangkit ini menjadi salah satu penopang utama keandalan sistem kelistrikan di wilayah khusus nya Barito Utara pada umumnya Kalimantan sehingga diharapkan mampu menjaga kontinuitas pasokan listrik, termasuk bagi Kabupaten Barito Utara.

Dengan adanya surat pernyataan resmi dari Manager PLN ULP Muara Teweh yang diperkuat dukungan berbagai organisasi masyarakat, publik kini menaruh harapan besar agar era pemadaman bergilir benar-benar menjadi bagian dari masa lalu dan pelayanan kelistrikan di Barito Utara semakin andal, berkualitas, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (*/rls/ang-tim/red). 

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pelaku Curas di Jalan Hauling PT SMM, Ancam Karyawan dengan Parang
Sopir Angkutan Keluhkan Jalan Nasional ke Barito Utara Sempit, Siapkan Aduan ke Kementerian PUPR
Pelantikan PCNU Kabupaten Kobar dan Lamandau Dihadiri Ketua Umum PBNU
Gelar PTDH Terhadap Dua Anggota, Kapolres Barito Utara: Ingatkan Anggota Tidak Ada Toleransi Bagi Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri
Imigrasi Kobar dan PWI Bersinergi Tingkatkan Literasi Keimigrasian
Ronny F. Sompie Resmi Jadi Dewan Pembina IPJI, Perkuat Sinergi Perlindungan PMI dan Pencegahan TPPO
Direktur PDAM Barito Utara: Sampaikan Penyebab Gangguan Air Bersih di Unit Jingah, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Tagihan Tidak Sesuai
TMMD Ke-129 Resmi Dibuka di Desa Bandar Raya, Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Bangun Kapuas

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:15 WIB

Janji Akhiri Pemadaman Bergilir di Barito Utara, Manager ULP PLN Muara Teweh Tuangkan Komitmen Tertulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:25 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Curas di Jalan Hauling PT SMM, Ancam Karyawan dengan Parang

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:50 WIB

Sopir Angkutan Keluhkan Jalan Nasional ke Barito Utara Sempit, Siapkan Aduan ke Kementerian PUPR

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:58 WIB

Pelantikan PCNU Kabupaten Kobar dan Lamandau Dihadiri Ketua Umum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:47 WIB

Gelar PTDH Terhadap Dua Anggota, Kapolres Barito Utara: Ingatkan Anggota Tidak Ada Toleransi Bagi Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page