Harga Gas Elpiji 3 Kg di Barito Utara Tembus Rp55 Ribu, Warga Keluhkan Minimnya Pengawasan

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muara Teweh — Harga gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram di Kabupaten Barito Utara kembali melejit dan membebani masyarakat. Di sejumlah titik wilayah Kota Muara Teweh, harga eceran mencapai Rp55.000 per tabung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi yang berada pada kisaran Rp22.000–Rp25.000.

Sejumlah warga mengaku kelangkaan pasokan berulang terjadi dalam beberapa pekan terakhir, namun belum terlihat upaya tegas dari pemerintah daerah untuk mengatasinya.

“Gas di pangkalan sudah jarang ada. Kalau pun ada, di pengecer harganya sampai lima puluh lima ribu. Kami tidak tahu lagi harus mengadu ke siapa. Pemerintah seolah tutup mata,” ujar salah seorang warga, Minggu (23/11).

Baca Juga :  Polsek Pahandut Ingatkan Masyarakat Waspada Curanmor

Diduga Ada Permainan Distribusi

Selain distribusi yang tidak merata, warga menyoroti adanya indikasi penimbunan dan permainan harga oleh oknum pangkalan serta pengecer. Akibatnya, stok cepat habis dan harga melambung.

Pantauan media juga mengarah pada kemungkinan alur distribusi yang tidak tepat sasaran, sehingga gas subsidi tidak sepenuhnya menyentuh masyarakat berpendapatan rendah.

“Kalau harga setinggi ini, bagaimana kami mau bertahan?” keluh seorang pedagang kecil yang mengaku harus menghentikan sementara kegiatan usahanya karena biaya operasional meningkat.

Baca Juga :  Kapolres Kobar Ajak Komunitas Ojol Perkuat Tertib Lalu Lintas

Pemda Dinilai Pasif

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara berupa inspeksi mendadak, penertiban harga, maupun pengawasan pangkalan. Minimnya sikap tegas dari pemerintah membuat publik menduga persoalan ini dibiarkan berlangsung tanpa solusi.

Warga berharap pemerintah daerah menggandeng Pertamina serta aparat penegak hukum untuk menertibkan distribusi, menindak pelaku penyelewengan, dan memastikan harga kembali sesuai aturan.

“Kami hanya minta keadilan. Gas subsidi ini untuk masyarakat kecil, bukan untuk dimainkan,” tegas warga. (*/rls/tim/red).

 

Berita Terkait

JADI SOROTAN! Beberapa Lokasi Galian C Batu Belah di Bayas Tersinyalir Tanpa Izin, Warga Minta APH Bertindak Tegas
DPRD Barito Utara Dukung Pelebaran Lima Ruas Jalan di Muara Teweh, H. Nurul Anwar: Infrastruktur Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Talenta Muda Kobar Siap Tampil Membela Kalimantan Tengah
Dukung Batara Expo 2026, Wakil Ketua I DPRD Barito Utara Harapkan UMKM Maju dan Budaya Daerah Tetap Lestari
Ketua DPRD Barito Utara Terima Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Transparansi Anggaran
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Dukung Pembangunan WFC Berikan Dampak Positif Untuk Ekonomi Masyarakat
Sekretaris DPRD Barito Utara: Sholat Berjamaah Perkuat Spiritualitas ASN dan Sinergi Antarperangkat Daerah
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara Dukung Penataan Kawasan Kumuh dan Pengembangan Water Front City di Kelurahan Lanjas

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:15 WIB

JADI SOROTAN! Beberapa Lokasi Galian C Batu Belah di Bayas Tersinyalir Tanpa Izin, Warga Minta APH Bertindak Tegas

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:04 WIB

DPRD Barito Utara Dukung Pelebaran Lima Ruas Jalan di Muara Teweh, H. Nurul Anwar: Infrastruktur Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:47 WIB

Talenta Muda Kobar Siap Tampil Membela Kalimantan Tengah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:19 WIB

Dukung Batara Expo 2026, Wakil Ketua I DPRD Barito Utara Harapkan UMKM Maju dan Budaya Daerah Tetap Lestari

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:19 WIB

Ketua DPRD Barito Utara Terima Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Transparansi Anggaran

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page