Banjir Rendam Empat Rumah di Desa Petarikan, Babinsa dan Pemdes Siaga

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Sukamara selama beberapa hari terakhir mengakibatkan meluapnya Sungai Mapam dan merendam permukiman warga di Desa Petarikan, Kabupaten Sukamara, pada Senin (15/9).

Sedikitnya empat rumah warga di dua Rukun Tetangga (RT), yakni RT 001 dan RT 002, terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 50 sentimeter. Total terdapat empat kepala keluarga (KK) dengan 13 jiwa yang terdampak.

Informasi ini disampaikan oleh Babinsa 1014-06/SKM, Praka Dwi Puji, yang bersama pemerintah desa setempat melakukan pemantauan langsung ke lokasi terdampak.

Baca Juga :  Peringati Hari Pahlawan Tahun 2025, Kapolres Kapuas Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan Kencana Kuala Kapuas

“Kami bersama perangkat desa langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga terdampak. Saat ini, air belum surut dan bahkan berpotensi naik karena curah hujan masih cukup tinggi,” ujar Praka Dwi Puji di lokasi kejadian.

Dari hasil pendataan sementara, satu rumah terdampak di RT 001 merupakan milik Bapak Sahdian Tono, sedangkan tiga rumah lainnya berada di RT 002, masing-masing milik Bapak Anyan, Bapak Kunyal, dan Ibu Masarahan. Meski air sudah menggenangi halaman rumah, sebagian besar masih berada di bawah lantai, sehingga warga memilih bertahan dan belum mengungsi.

Baca Juga :  Pastikan Ibadah Imlek Aman, Kapolda Kalteng Sambangi Vihara di Palangka Raya

Sebagai langkah antisipatif, Babinsa bersama Pemerintah Desa Petarikan telah menyiapkan aula desa sebagai lokasi evakuasi sementara. Dapur umum juga disiagakan jika situasi semakin memburuk.

“Kami menghimbau warga tetap waspada, terutama terhadap aliran listrik dan kemungkinan banjir susulan. Koordinasi terus dilakukan agar penanganan cepat dapat segera dilaksanakan bila situasi memburuk,” tambah Praka Dwi Puji.

Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur wilayah Desa Petarikan. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna mengantisipasi potensi banjir lanjutan. (*)

Berita Terkait

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya
252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila
H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU
Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai
Kapolsek Lahei Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan Warga dan PT Pada Idi, Utamakan Musyawarah Demi Kamtibmas Kondusif
Moulding Disorot di Pangkalan Banteng, Diduga Pengetap Solar Bersubsidi
Demi Terangnya Gunung Purei, 11 Pemerintah Desa Bersatu Gotong Royong Bersihkan Jalur Tiang Induk PLN Tanpa Ganti Rugi
Kalteng Tembus 7 Besar Nasional Kinerja Perizinan, Bukti Transformasi Layanan di Era Gubernur Agustiar Sabran

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:19 WIB

252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:57 WIB

H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU

Rabu, 5 Agustus 2026 - 01:32 WIB

Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai

Rabu, 5 Agustus 2026 - 01:15 WIB

Kapolsek Lahei Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan Warga dan PT Pada Idi, Utamakan Musyawarah Demi Kamtibmas Kondusif

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page