Walhi Kalteng: Satgas PKH Sita Kawasan Hutan Tak Sentuh Akar Konflik Agraria, Hanya Ganti Aktor Perampasan

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Tengah menilai langkah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang menyita kawasan hutan bermasalah sama sekali tidak menyentuh akar persoalan konflik agraria yang kronis di Kalimantan Tengah. Penyitaan dinilai hanya menjadi formalitas penegakan hukum tanpa keberpihakan nyata kepada rakyat.

Walhi Kalteng menegaskan, konflik agraria di Kalteng bukan sekadar persoalan kawasan hutan ilegal, melainkan akibat dari kebijakan negara yang sejak lama memberi karpet merah kepada korporasi melalui konsesi perkebunan, pertambangan, dan kehutanan, sambil menutup mata terhadap hak masyarakat adat dan warga lokal.

“Satgas PKH datang belakangan, menyita kawasan, tapi mengabaikan fakta bahwa konflik ini lahir dari kebijakan negara sendiri. Ini bukan penyelesaian, ini hanya memindahkan penguasaan dari korporasi ke negara tanpa kejelasan nasib rakyat,” tegas Walhi Kalteng.

Baca Juga :  Pisah Pamit Dandim 1013/MTW dengan Rekan Wartawan di Barito Utara, Kolonel Inf Agus Salim Tou Sampaikan Ini

Menurut Walhi, langkah penyitaan justru berpotensi memicu konflik baru di lapangan. Masyarakat yang sudah puluhan tahun tinggal dan mengelola lahan terancam kembali menjadi korban, sementara aktor utama perusakan hutan dan perampasan tanah belum tersentuh secara serius.

Walhi juga mengkritik keras minimnya transparansi Satgas PKH dalam mengumumkan peta kawasan sitaan, dasar hukum, serta rencana pengelolaan pasca-penyitaan. Tanpa kejelasan tersebut, penyitaan dinilai rawan menjadi pintu masuk penguasaan ulang oleh pihak lain dengan skema baru.

“Jangan sampai kawasan yang disita hari ini, besok diberikan lagi ke BUMN atau investor lain. Kalau itu terjadi, Satgas PKH tak ubahnya hanya mengganti pemain, sementara rakyat tetap kehilangan ruang hidup,” kecam Walhi, baru-baru ini.

Baca Juga :  Polda Kalteng Gelar Hening Cipta Serentak di Bundaran Besar Palangka Raya Peringati Hari Pahlawan

Di Kalimantan Tengah, konflik agraria terus berulang dan cenderung berujung kriminalisasi warga. Sebaliknya, perusahaan yang diduga melanggar izin, merusak hutan, dan mengabaikan kewajiban sosial jarang diproses secara tuntas.

Walhi menilai negara gagal menjalankan reforma agraria sejati. Penyitaan kawasan hutan tanpa pengakuan wilayah adat, tanpa redistribusi tanah, dan tanpa evaluasi menyeluruh terhadap izin-izin bermasalah hanya akan memperpanjang ketidakadilan agraria.

“Selama negara tidak berpihak pada masyarakat dan lingkungan, Satgas PKH hanya akan menjadi alat penertiban semu yang jauh dari keadilan ekologis dan keadilan agraria,” tutup Walhi Kalteng. (*/rls/ang/tim-red).

Berita Terkait

Giat ‘Polantas Menyapa’, Polresta Palangka Raya Jenguk dan Beri Edukasi Korban Kecelakaan
Satlantas Polresta Palangka Raya Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas Lewat ‘Menyapa’ Komunitas Damkar
Poktan di Kobar Kembali Dapat Alsintan
Satlantas Polresta Palangka Raya Laksanakan Operasi Keselamatan Telabang 2026 dengan Sasaran Angkutan Travel
Satlantas Polresta Palangka Raya Gencarkan Operasi Keselamatan Telabang 2026 dengan Pendekatan Edukatif
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pahandut Siapkan Lahan Jagung Satu Hektare di Hiu Putih
Satlantas Polresta Palangka Raya Perkuat Pelayanan SIM untuk Kenyamanan Masyarakat
Polresta Palangka Raya Tes Urine Personel, Seluruh Anggota Satresnarkoba Dinyatakan Negatif Narkoba
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:26 WIB

Giat ‘Polantas Menyapa’, Polresta Palangka Raya Jenguk dan Beri Edukasi Korban Kecelakaan

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:22 WIB

Satlantas Polresta Palangka Raya Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas Lewat ‘Menyapa’ Komunitas Damkar

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:31 WIB

Poktan di Kobar Kembali Dapat Alsintan

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:25 WIB

Satlantas Polresta Palangka Raya Laksanakan Operasi Keselamatan Telabang 2026 dengan Sasaran Angkutan Travel

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:23 WIB

Satlantas Polresta Palangka Raya Gencarkan Operasi Keselamatan Telabang 2026 dengan Pendekatan Edukatif

Berita Terbaru