Tragis di Sampit: IRT Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi, Polisi Selidiki Motif

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | SAMPIT — Peristiwa memilukan mengguncang warga Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Seorang ibu rumah tangga berinisial PP (30) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya, Jumat (3/4/2026) sore.

Kejadian tersebut pertama kali terungkap setelah pihak kepolisian dari Polsek Ketapang menerima laporan warga sekitar pukul 15.30 WIB. Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kapolres Kotawaringin Timur melalui Kapolsek Ketapang, AKP Anis, menjelaskan kronologi singkat peristiwa tersebut. Sebelum ditemukan, korban sempat berpamitan kepada salah satu saksi, R, untuk mandi. Namun, setelah cukup lama tidak kunjung keluar, kecurigaan mulai muncul.

Baca Juga :  Polresta Palangka Raya Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pawai Tahrib Ramadhan 2026

“Saksi merasa janggal karena air keran terdengar mengalir, tetapi tidak ada aktivitas di dalam kamar mandi. Setelah itu pintu didorong paksa,” ungkap Kapolsek.

Saat pintu berhasil dibuka, saksi dibuat terkejut dengan kondisi korban yang sudah tergantung. Kepanikan pun terjadi. Saksi segera memanggil anggota keluarga lain, termasuk ayah korban yang baru pulang dari masjid.

Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Murjani Sampit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga :  Sengketa Tanah 7 Hektare di Kotim, Warga Laporkan PT Karya Makmur Bahagia hingga ke Wapres

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Mereka juga tidak menghendaki adanya proses hukum lebih lanjut, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa penyelidikan tetap dilakukan guna mengungkap motif di balik kejadian tragis tersebut.

“Kasus ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Ketapang untuk mengetahui penyebab pasti korban nekat mengakhiri hidupnya,” tegas Kapolsek.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kematian tragis yang terjadi secara mendadak, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi mental dan lingkungan sekitar.(*/rls/hms/red)

Berita Terkait

GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN SAMPAIKAN DUKA CITA, HADIRI LANGSUNG RUMAH DUKA IBUNDA TIMERASI LABAT
Gubernur Kalteng Ajak Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya di HUT ke-16 GERDAYAK Indonesia
Gerdayak Tekankan Soliditas Organisasi dan Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Kadishut Kalteng: Semangat Huma Betang Harus Menjadi Landasan Pembangunan Daerah Berkelanjutan
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kadishut Kalteng Dr. Agustan Saining Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Peduli Lingkungan
Suriansyah Halim: Uang Negara Berasal dari Rakyat, Pengelolaannya Harus Terbuka
Suriansyah Halim: Uang Negara Berasal dari Rakyat, Pengelolaannya Harus Terbuka
Wakili Gubernur, Pj Sekda Kalteng Resmikan Renovasi Mako Ditsamapta Polda Kalteng, Tegaskan Keamanan Fondasi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:08 WIB

GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN SAMPAIKAN DUKA CITA, HADIRI LANGSUNG RUMAH DUKA IBUNDA TIMERASI LABAT

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya di HUT ke-16 GERDAYAK Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

Gerdayak Tekankan Soliditas Organisasi dan Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:18 WIB

Kadishut Kalteng: Semangat Huma Betang Harus Menjadi Landasan Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:46 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kadishut Kalteng Dr. Agustan Saining Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page