Gerdayak Tekankan Soliditas Organisasi dan Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya — Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia, Yansen A. Binti, menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan persatuan di tubuh organisasi sebagai modal utama menghadapi berbagai tantangan ke depan. Hal tersebut disampaikannya usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerdayak ke-16 yang digelar khidmat di Hotel Bahalap, Kota Palangka Raya, Sabtu (06/06/2026).

Yansen menilai, kekuatan organisasi akan sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh kader untuk tetap bersatu dan bergerak dalam satu visi. Ia juga menekankan bahwa Gerdayak perlu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah.

“Kami berharap Gerdayak harus solid dan bersatu. Dengan persatuan, kita dapat bersama-sama mengatasi kendala-kendala yang dihadapi ke depan. Kami ingin Gerdayak memberikan kontribusi nyata,” ujarnya kepada awak media.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Palangka Raya Gelar “Polantas Menyapa”, Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Ia menambahkan, komitmen tersebut telah dirumuskan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebelumnya, di mana Gerdayak menyatakan kesiapan untuk mengawal serta mendukung berbagai program strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Selain fokus pada penguatan organisasi, Yansen juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan masyarakat Dayak melalui program “satu keluarga satu sarjana”. Ia menegaskan bahwa lulusan pendidikan tinggi yang diharapkan bukan hanya berijazah, tetapi juga harus kompeten, adaptif, dan mampu menjawab persoalan di daerah masing-masing.

Di sisi lain, ia turut mengingatkan potensi ketidakpastian ekonomi global yang saat ini berdampak luas, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah yang disebut telah menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diantisipasi dengan langkah konkret di tingkat masyarakat.

Baca Juga :  Dorong Budaya Baca Sejak Dini, Pemkab Kotabaru Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Sebagai upaya menghadapi situasi tersebut, Gerdayak menginstruksikan seluruh anggotanya untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah sebagai sumber ketahanan pangan keluarga.

“Keadaan saat ini sedang tidak baik-baik saja, dolar sudah mencapai 18 (ribu). Kita harus siap. Makanya, kami menginstruksikan seluruh anggota Gerdayak yang memiliki lahan kosong di belakang atau di sekitar rumahnya untuk menanaminya. Ini penting untuk memperkuat ketahanan pangan kita. Kita harus kuat di situ,” tegasnya.

Gerdayak berharap langkah tersebut tidak hanya menjadi gerakan internal organisasi, tetapi juga dapat mendorong kemandirian pangan masyarakat di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.(*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Musim Durian Tiba, Raja Durian Borneo Palangka Raya Tawarkan Harga Terjangkau dan Kualitas Terjamin
Stan Raja Durian Borneo jalan Adonis Samad Palangkaraya Harga Terjangkau rasa memuaskan
Musim Durian Tiba, Pasokan Melimpah Bikin Harga di Palangka Raya Lebih Terjangkau Narasi: Palangka Raya — Memasuki musim durian, pasokan buah dari wilayah Pontianak dan Kasongan membanjiri pasar di Kota Palangka Raya. Melimpahnya pasokan membuat harga durian menjadi lebih terjangkau dan menarik minat masyarakat untuk berburu buah beraroma khas tersebut. Sayuti, penjaga stan durian di Jalan Adonis Samad, tepat di seberang Casanova Gym Center, mengatakan harga durian saat ini cukup bervariasi. Untuk durian ukuran sedang, pembeli dapat membawa pulang empat buah dengan harga Rp100 ribu. Sementara durian berukuran besar dijual hingga Rp150 ribu untuk empat buah. “Durian yang datang saat ini sebagian besar berasal dari Pontianak dan Kasongan. Karena pasokannya banyak, harga juga lebih bersahabat dibanding biasanya,” ujar Sayuti. Salah seorang pembeli, Rinto, mengaku bersama keluarganya kerap membeli durian di stan tersebut. Menurutnya, selain kualitas buah yang baik, harga yang ditawarkan juga lebih murah dibandingkan penjual lain. “Kami sekeluarga sering beli di sini karena harganya lebih murah daripada di tempat lain,” kata Rinto. Melimpahnya pasokan durian pada musim panen ini menjadi berkah bagi para pencinta durian di Palangka Raya, yang kini dapat menikmati buah favorit mereka dengan harga yang lebih terjangkau.
Ketua IPJI dan PWI Kalteng Perkuat Kapasitas Jurnalistik melalui Media Gathering PAMA Group 2026
HUT ke-14 LSR-LPMT Digelar Sederhana, Fokus pada Aksi Sosial dan Kemanusiaan
Benteng Hijau Penjaga Pesisir: Mengapa Mangrove Penting bagi Masa Depan Indonesia? 
Heboh! Belasan Makam di Barito Timur Ditemukan Berlubang Misterius, Polisi Selidiki Dugaan Pembongkaran
Puluhan Awak Media Hadiri Makan Siang dan Silaturahmi di Rumah Makan Shanghai Palangka Raya

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:40 WIB

Musim Durian Tiba, Raja Durian Borneo Palangka Raya Tawarkan Harga Terjangkau dan Kualitas Terjamin

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:10 WIB

Stan Raja Durian Borneo jalan Adonis Samad Palangkaraya Harga Terjangkau rasa memuaskan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:08 WIB

Musim Durian Tiba, Pasokan Melimpah Bikin Harga di Palangka Raya Lebih Terjangkau Narasi: Palangka Raya — Memasuki musim durian, pasokan buah dari wilayah Pontianak dan Kasongan membanjiri pasar di Kota Palangka Raya. Melimpahnya pasokan membuat harga durian menjadi lebih terjangkau dan menarik minat masyarakat untuk berburu buah beraroma khas tersebut. Sayuti, penjaga stan durian di Jalan Adonis Samad, tepat di seberang Casanova Gym Center, mengatakan harga durian saat ini cukup bervariasi. Untuk durian ukuran sedang, pembeli dapat membawa pulang empat buah dengan harga Rp100 ribu. Sementara durian berukuran besar dijual hingga Rp150 ribu untuk empat buah. “Durian yang datang saat ini sebagian besar berasal dari Pontianak dan Kasongan. Karena pasokannya banyak, harga juga lebih bersahabat dibanding biasanya,” ujar Sayuti. Salah seorang pembeli, Rinto, mengaku bersama keluarganya kerap membeli durian di stan tersebut. Menurutnya, selain kualitas buah yang baik, harga yang ditawarkan juga lebih murah dibandingkan penjual lain. “Kami sekeluarga sering beli di sini karena harganya lebih murah daripada di tempat lain,” kata Rinto. Melimpahnya pasokan durian pada musim panen ini menjadi berkah bagi para pencinta durian di Palangka Raya, yang kini dapat menikmati buah favorit mereka dengan harga yang lebih terjangkau.

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Ketua IPJI dan PWI Kalteng Perkuat Kapasitas Jurnalistik melalui Media Gathering PAMA Group 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:43 WIB

HUT ke-14 LSR-LPMT Digelar Sederhana, Fokus pada Aksi Sosial dan Kemanusiaan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page