Suriansyah Halim: Uang Negara Berasal dari Rakyat, Pengelolaannya Harus Terbuka

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Keterbukaan dan transparansi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi harapan besar masyarakat.

Sebagai pemilik kedaulatan anggaran melalui pajak yang mereka bayarkan, publik dinilai berhak mengetahui sejauh mana dana tersebut dikelola dan dampak nyata yang dihasilkan bagi pembangunan.

Hal tersebut disampaikan oleh praktisi hukum Kalimantan Tengah, Suriansyah Halim SH MH, yang menegaskan bahwa prinsip keterbukaan informasi publik merupakan fondasi penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Baca Juga :  Kenaikan Tarif PDAM, Begini Kata Gewsima Mega

Menurutnya, transparansi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral dan hukum kepada masyarakat.

“Uang yang dikelola negara maupun daerah itu sejatinya berasal dari rakyat. Karena itu, masyarakat berhak tahu secara jelas bagaimana perencanaannya, penggunaannya, hingga hasil yang dicapai,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Praktisi hukum yang juga Ketua Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) Kalteng, dan Ketua Lembaga Bantuan Hukum Penegak Hukum Rakyat Indonesia (LBH PHRI) Kalteng itu menambahkan, keterbukaan informasi juga menjadi instrumen penting untuk mencegah penyalahgunaan wewenang serta memperkuat pengawasan publik terhadap jalannya pemerintahan.

Baca Juga :  Bupati Kotabaru Larang ASN Live Streaming Saat Jam Kerja, Begini Memonya

Lebih jauh, ia menilai bahwa era digital saat ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk semakin terbuka dalam menyajikan data dan laporan anggaran secara mudah diakses, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Semakin transparan suatu pemerintahan, maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan publik. Dan kepercayaan itulah yang menjadi modal utama dalam pembangunan,” pungkasnya.(*/rls/sgn/red)

 

 

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page