Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kadishut Kalteng Dr. Agustan Saining Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 melalui kegiatan korvei dan teleconference yang mengusung semangat gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (6/6/2026) di kawasan Pasar Kahayan dan sekitarnya tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup.

Ratusan peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat umum turut ambil bagian dalam aksi korvei yang difokuskan pada pembersihan area publik dan lingkungan sekitar pasar. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan teleconference bersama Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan nasional pelestarian lingkungan hidup yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Agustan Saining, S.Hut., M.Si, menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan harus menjadi titik penguatan komitmen bersama dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.

Menurutnya, berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi saat ini, mulai dari persoalan sampah, pencemaran lingkungan, hingga perubahan iklim, membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, upaya menjaga lingkungan harus dimulai dari tindakan-tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Nekat Sembunyikan Narkotika, Pria Asal Kumai Diciduk Polres Kobar

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan korvei ini, kita menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan mengurangi penggunaan bahan yang berpotensi mencemari alam,” ujar Dr. Agustan Saining.

Ia menambahkan bahwa gerakan ASRI yang diusung dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang terus didorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah, menurutnya, merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Sebagai daerah yang dikenal memiliki kawasan hutan tropis yang luas dan menjadi bagian penting dari paru-paru dunia, Kalimantan Tengah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta keberlanjutan sumber daya alam. Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi faktor utama dalam mendukung berbagai program pelestarian lingkungan yang telah dan terus dilaksanakan pemerintah.

“Kalimantan Tengah memiliki kekayaan hutan dan sumber daya alam yang luar biasa. Oleh karena itu, mari kita rawat dan jaga bersama. Lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari merupakan warisan berharga yang harus kita tinggalkan untuk anak cucu kita kelak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Agustan Saining mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari, tidak hanya pada momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Ia menilai bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kesadaran dan perilaku masyarakat dalam mengelola lingkungan di sekitar mereka.

Baca Juga :  Puluhan Warga Mendawai Induk ujung RT 02 RW 07 di Palangka Raya Terserang DBD, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Aksi korvei yang dilaksanakan di kawasan Pasar Kahayan menjadi simbol nyata semangat gotong royong dalam menjaga ruang publik tetap bersih dan nyaman. Selain membersihkan sampah dan saluran drainase, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta peningkatan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat menumbuhkan kesadaran yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Kalimantan Tengah pun menjadi pengingat bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, masyarakat diajak untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta mewujudkan Kalimantan Tengah yang hijau, bersih, dan lestari.

“Bersama Jaga Lingkungan, Bersama Wujudkan Masa Depan Berkelanjutan.”

(*/rls/sgn/red)

 

Berita Terkait

Musim Durian Tiba, Raja Durian Borneo Palangka Raya Tawarkan Harga Terjangkau dan Kualitas Terjamin
Stan Raja Durian Borneo jalan Adonis Samad Palangkaraya Harga Terjangkau rasa memuaskan
Musim Durian Tiba, Pasokan Melimpah Bikin Harga di Palangka Raya Lebih Terjangkau Narasi: Palangka Raya — Memasuki musim durian, pasokan buah dari wilayah Pontianak dan Kasongan membanjiri pasar di Kota Palangka Raya. Melimpahnya pasokan membuat harga durian menjadi lebih terjangkau dan menarik minat masyarakat untuk berburu buah beraroma khas tersebut. Sayuti, penjaga stan durian di Jalan Adonis Samad, tepat di seberang Casanova Gym Center, mengatakan harga durian saat ini cukup bervariasi. Untuk durian ukuran sedang, pembeli dapat membawa pulang empat buah dengan harga Rp100 ribu. Sementara durian berukuran besar dijual hingga Rp150 ribu untuk empat buah. “Durian yang datang saat ini sebagian besar berasal dari Pontianak dan Kasongan. Karena pasokannya banyak, harga juga lebih bersahabat dibanding biasanya,” ujar Sayuti. Salah seorang pembeli, Rinto, mengaku bersama keluarganya kerap membeli durian di stan tersebut. Menurutnya, selain kualitas buah yang baik, harga yang ditawarkan juga lebih murah dibandingkan penjual lain. “Kami sekeluarga sering beli di sini karena harganya lebih murah daripada di tempat lain,” kata Rinto. Melimpahnya pasokan durian pada musim panen ini menjadi berkah bagi para pencinta durian di Palangka Raya, yang kini dapat menikmati buah favorit mereka dengan harga yang lebih terjangkau.
Ketua IPJI dan PWI Kalteng Perkuat Kapasitas Jurnalistik melalui Media Gathering PAMA Group 2026
HUT ke-14 LSR-LPMT Digelar Sederhana, Fokus pada Aksi Sosial dan Kemanusiaan
Benteng Hijau Penjaga Pesisir: Mengapa Mangrove Penting bagi Masa Depan Indonesia? 
Heboh! Belasan Makam di Barito Timur Ditemukan Berlubang Misterius, Polisi Selidiki Dugaan Pembongkaran
Puluhan Awak Media Hadiri Makan Siang dan Silaturahmi di Rumah Makan Shanghai Palangka Raya

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:40 WIB

Musim Durian Tiba, Raja Durian Borneo Palangka Raya Tawarkan Harga Terjangkau dan Kualitas Terjamin

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:10 WIB

Stan Raja Durian Borneo jalan Adonis Samad Palangkaraya Harga Terjangkau rasa memuaskan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:08 WIB

Musim Durian Tiba, Pasokan Melimpah Bikin Harga di Palangka Raya Lebih Terjangkau Narasi: Palangka Raya — Memasuki musim durian, pasokan buah dari wilayah Pontianak dan Kasongan membanjiri pasar di Kota Palangka Raya. Melimpahnya pasokan membuat harga durian menjadi lebih terjangkau dan menarik minat masyarakat untuk berburu buah beraroma khas tersebut. Sayuti, penjaga stan durian di Jalan Adonis Samad, tepat di seberang Casanova Gym Center, mengatakan harga durian saat ini cukup bervariasi. Untuk durian ukuran sedang, pembeli dapat membawa pulang empat buah dengan harga Rp100 ribu. Sementara durian berukuran besar dijual hingga Rp150 ribu untuk empat buah. “Durian yang datang saat ini sebagian besar berasal dari Pontianak dan Kasongan. Karena pasokannya banyak, harga juga lebih bersahabat dibanding biasanya,” ujar Sayuti. Salah seorang pembeli, Rinto, mengaku bersama keluarganya kerap membeli durian di stan tersebut. Menurutnya, selain kualitas buah yang baik, harga yang ditawarkan juga lebih murah dibandingkan penjual lain. “Kami sekeluarga sering beli di sini karena harganya lebih murah daripada di tempat lain,” kata Rinto. Melimpahnya pasokan durian pada musim panen ini menjadi berkah bagi para pencinta durian di Palangka Raya, yang kini dapat menikmati buah favorit mereka dengan harga yang lebih terjangkau.

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Ketua IPJI dan PWI Kalteng Perkuat Kapasitas Jurnalistik melalui Media Gathering PAMA Group 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:43 WIB

HUT ke-14 LSR-LPMT Digelar Sederhana, Fokus pada Aksi Sosial dan Kemanusiaan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page