Tradisi Menugal Jadi Bukti Sinergi TNI dan Masyarakat di Gandis

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Komando Rayon Militer (Koramil) 04/Aruta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Danramil 04/Aruta Kapten Inf Mulyono bersama anggotanya turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan menugal ladang di lahan milik Bapak Gaya, yang terletak di Desa Gandis, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, (13/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengoptimalkan lahan pertanian lokal sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan di wilayah Arut Utara.

“TNI bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dalam hal pemberdayaan dan pembangunan, salah satunya melalui ketahanan pangan. Dengan menugal ladang ini, kami ingin memberi contoh langsung bahwa kemandirian pangan harus dimulai dari bawah, dari desa,” ujar Kapten Inf Mulyono di sela kegiatan.

Baca Juga :  Kapolres Kobar Pastikan Keamanan Perayaan Natal dan Jelang Tutup Tahun

Lahan yang digunakan memiliki luas sekitar 3 hektar dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebanyak 70 orang. Mereka bersama-sama melakukan penanaman dengan metode tradisional menugal, yang masih digunakan oleh masyarakat lokal sebagai cara bercocok tanam yang efektif di lahan kering.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Demang Arut Utara, KTU PT BJAP 1, KTU BJAP 2, CDO SIMPE-PBNA dan perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat Bapak Rasid dari Kelompok Tani Hutan (KTH), Tokoh Adat Arut Utara.

Baca Juga :  Sidang Isbat Nikah Terpadu, 30 Pasangan Disahkan di Kobar

Selain memperkuat sektor pertanian, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat serta lintas sektor di daerah.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Kodim 1014/Pbn untuk terus mengembangkan potensi pangan lokal secara mandiri dan berkelanjutan,” tutup Kapten Mulyono.

Program ketahanan pangan ini menjadi salah satu bentuk konkret pelaksanaan tugas TNI di luar operasi militer, khususnya dalam mendukung pembangunan nasional melalui pendekatan teritorial yang humanis dan membangun kemandirian masyarakat. (*)

Berita Terkait

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November
HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun
Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini
Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
PT BGA Salurkan Sembako, Masker dan BBM untuk Penanganan Karhutla
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 20:56 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun

Senin, 28 September 2026 - 20:05 WIB

Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini

Minggu, 20 September 2026 - 21:49 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page