LINTASKALIMANTAN.CO | Menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Barito Utara, Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto, menyampaikan secara detail sejumlah langkah penanganan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah praktik-praktik yang merugikan masyaraka.
Kapolres AKBP Singgih Febiyanto, mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan anggota untuk melakukan pengawasan ketat di SPBU, terutama pada jam-jam antrean padat.
“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait panjangnya antrean dan dugaan adanya mobil pelansiran. Menindaklanjuti hal tersebut, kami sudah mengerahkan personel untuk melakukan monitoring dan penertiban,” tegas AKBP Singgih Febiyanto melalui pesan Whatsapp, Kamis (4/12/25) malam.
Pengawasan di SPBU Diperketat
Menurutnya, pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan serta mencegah adanya oknum yang memanfaatkan situasi, seperti penimbunan maupun pengisian berulang kali menggunakan kendaraan modifikasi atau mobil pelansiran.
“Tiap SPBU sudah kami pantau secara berkala. Jika ditemukan adanya penyimpangan atau permainan harga, kami tidak segan-segan mengambil tindakan tegas sesuai aturan hukum,” tegasnya.
Tindaklanjuti Laporan Warga
Polres Barito Utara juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan kecurangan atau aktivitas mencurigakan di lapangan. Laporan bisa disampaikan melalui layanan aduan resmi atau langsung ke pos polisi terdekat.
“Kami minta warga aktif menyampaikan informasi. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat pula kami bisa bertindak,” tambahnya.
Imbauan Kepada Warga
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru memperburuk kelangkaan.
“Kami berharap masyarakat tidak menimbun BBM atau membeli secara berlebihan. Mari sama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif,” ujarnya.
Koordinasi dengan Instansi Terkait
Polres Barito Utara juga telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan Pemerintah Daerah untuk memastikan pasokan BBM segera kembali normal.
“Kami mendorong agar suplai BBM ditambah ke SPBU yang ada khususnya di titik-titik yang terjadi antrean panjang. Koordinasi terus kami lakukan,” ungkapnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, Polres Barito Utara berharap kelangkaan BBM dapat segera teratasi dan distribusi kembali lancar sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu. (*/Anung/red).

