Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Barak Jalan Anggrek Kereng bangkirai Sabangau Palangka Raya, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya — Seorang pria bernama Rahmad (30) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar barak yang berada di Jalan Anggrek Gang Kenanga, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Sabtu siang.

Peristiwa ini pertama kali diketahui ketika ayah korban datang ke lokasi untuk mencari anaknya. Namun, setibanya di barak, korban tidak memberikan respons meski telah dipanggil berulang kali. Ayah korban juga mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam kamar, sehingga menimbulkan kecurigaan.

Dengan izin pemilik barak, pintu kamar kemudian didobrak. Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi tergantung di dalam kamar.

Baca Juga :  Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kahayan Sekitar Pelabuhan Rambang Ditemukan Meninggal Dunia

Petugas kepolisian dari Unit Inafis Polresta Palangka Raya bersama relawan emergency yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan visum.

Warga sekitar, Armiyati, mengatakan bahwa korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. “Setahu kami korban memang jarang keluar dan tidak terlalu bergaul dengan warga sekitar,” ujarnya.

Berdasarkan perkiraan awal petugas, korban diduga telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga :  Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai 18 April 2026, Warga Kalteng Khawatir Beban Hidup Kian Berat

Ayah korban, Rahyudi, mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya beberapa hari sebelumnya dan tidak menyangka akan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara itu, Kabagops Emergency Response Palangka Raya, Yustinus Exaudi, menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar dan dilakukan sesuai prosedur. Pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Sejumlah barang bukti milik korban telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(*/rls/tim/red)

Berita Terkait

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya
Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam
PPN Kritik Pernyataan Kepala BNPB soal Kondisi Kalteng, Minta Suharyanto Dicopot
Ketika Asap Disebut Tak Mengganggu, Data ISPA Berkata Lain
WAGUB EDY PRATOWO: PEMERINTAH TAK BISA SENDIRI BANGUN EKONOMI KALTENG, KADIN HARUS JADI MITRA STRATEGIS

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 09:58 WIB

DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:07 WIB

PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Sabtu, 26 September 2026 - 17:01 WIB

Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 14:37 WIB

Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page