LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya — Pendekatan humanis kembali ditunjukkan aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Personel Polsek Pahandut, jajaran Polresta Palangka Raya, memfasilitasi penyelesaian sengketa antarwarga melalui mekanisme mediasi yang mengedepankan musyawarah dan asas kekeluargaan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (2/4/2026) mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Jalan Lamtoro Agung II Blok B No.73, RT 001 RW 015, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.
Mediasi dipimpin oleh personel piket yang terdiri dari Aiptu Berce Dodi H selaku KA SPKT I, bersama Aipda Sumardi dan Briptu Galang dari Unit II Reskrim. Kehadiran petugas di lokasi merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat sekaligus wujud respons cepat Polri dalam menangani setiap permasalahan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
Dalam prosesnya, aparat kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dengan mempertemukan kedua belah pihak yang berselisih. Dialog terbuka difasilitasi guna mencari titik temu dan solusi terbaik tanpa harus menempuh jalur hukum.
Langkah ini dinilai efektif dalam meredam potensi konflik yang lebih luas, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Mediasi tidak hanya menjadi sarana penyelesaian masalah, tetapi juga bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Hasilnya, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan. Sebagai bentuk komitmen bersama, turut dibuat surat perjanjian yang berisi kesepakatan untuk tidak mengulangi permasalahan serupa di kemudian hari.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tekanan maupun intervensi dari pihak mana pun selama proses mediasi berlangsung.
Keberhasilan mediasi ini menjadi bukti bahwa pendekatan dialogis dan humanis yang diterapkan Polsek Pahandut mampu menjadi solusi efektif dalam penyelesaian konflik sosial di tingkat masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah tetap kondusif.(*/rls/hms/red)







