Polsek Pahandut Kedepankan Pendekatan Humanis, Sengketa Warga Diselesaikan Lewat Mediasi Kekeluargaan

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya — Pendekatan humanis kembali ditunjukkan aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Personel Polsek Pahandut, jajaran Polresta Palangka Raya, memfasilitasi penyelesaian sengketa antarwarga melalui mekanisme mediasi yang mengedepankan musyawarah dan asas kekeluargaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (2/4/2026) mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Jalan Lamtoro Agung II Blok B No.73, RT 001 RW 015, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Mediasi dipimpin oleh personel piket yang terdiri dari Aiptu Berce Dodi H selaku KA SPKT I, bersama Aipda Sumardi dan Briptu Galang dari Unit II Reskrim. Kehadiran petugas di lokasi merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat sekaligus wujud respons cepat Polri dalam menangani setiap permasalahan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Baca Juga :  Aliansi SUMBO dan FKM Desak Kejati Kalteng Periksa Dana Pokir DPRD, Soroti Transparansi Anggaran 2024–2025

Dalam prosesnya, aparat kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dengan mempertemukan kedua belah pihak yang berselisih. Dialog terbuka difasilitasi guna mencari titik temu dan solusi terbaik tanpa harus menempuh jalur hukum.

Langkah ini dinilai efektif dalam meredam potensi konflik yang lebih luas, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Mediasi tidak hanya menjadi sarana penyelesaian masalah, tetapi juga bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Tutup FBIM dan Kalteng Expo 2026, Ribuan Warga Padati Bundaran Besar Palangka Raya

Hasilnya, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan. Sebagai bentuk komitmen bersama, turut dibuat surat perjanjian yang berisi kesepakatan untuk tidak mengulangi permasalahan serupa di kemudian hari.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tekanan maupun intervensi dari pihak mana pun selama proses mediasi berlangsung.

Keberhasilan mediasi ini menjadi bukti bahwa pendekatan dialogis dan humanis yang diterapkan Polsek Pahandut mampu menjadi solusi efektif dalam penyelesaian konflik sosial di tingkat masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah tetap kondusif.(*/rls/hms/red)

Berita Terkait

RESAHKAN WARGA KOTA MUTE..!! Dua Pengedar Sabu Ditangkap Polisi, Yang Belum Ditangkap Menunggu Giliran
PHRI Kalteng Desak Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Terbitkan SP2HP dan Gelar Perkara Khusus
Bukti dan Keterangan Saksi Semakin Kuat, Dugaan Terlapor Menggunakan HPK Tanpa Ijin di Sukamara
Gubernur Agustiar Sabran Tutup FBIM dan Kalteng Expo 2026, Ribuan Warga Padati Bundaran Besar Palangka Raya
Warga Desa Jangkang Baru Keluhkan Sungai Liang Keruh Diduga Dampak Aktivitas Tambang Batu Bara
Satreskrim Polres Barito Utara Ungkap Dugaan Penimbunan BBM Subsidi, Puluhan Jerigen dan Satu Unit Pick Up Diamankan
Aliansi SUMBO dan FKM Desak Kejati Kalteng Periksa Dana Pokir DPRD, Soroti Transparansi Anggaran 2024–2025
LAPOR KEMANA..!!! Warga Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Lahan Sawit Eks PT AGU yang Dikuasai Negara di Barito Utara

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:11 WIB

RESAHKAN WARGA KOTA MUTE..!! Dua Pengedar Sabu Ditangkap Polisi, Yang Belum Ditangkap Menunggu Giliran

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:49 WIB

PHRI Kalteng Desak Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Terbitkan SP2HP dan Gelar Perkara Khusus

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:02 WIB

Bukti dan Keterangan Saksi Semakin Kuat, Dugaan Terlapor Menggunakan HPK Tanpa Ijin di Sukamara

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:18 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Tutup FBIM dan Kalteng Expo 2026, Ribuan Warga Padati Bundaran Besar Palangka Raya

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:10 WIB

Warga Desa Jangkang Baru Keluhkan Sungai Liang Keruh Diduga Dampak Aktivitas Tambang Batu Bara

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page