Kalteng Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Agustan Saining Tekankan Deteksi Dini dan Respons Cepat

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026 melalui partisipasi dalam Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional serta reaktivasi desk penanganan karhutla. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (6/5/2026).

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, menegaskan bahwa langkah antisipatif harus dilakukan sejak dini, menyusul mulai meningkatnya potensi kebakaran di sejumlah wilayah.

Menurutnya, saat ini sudah ada dua kabupaten di Kalimantan Tengah yang menetapkan status siaga karhutla, yakni Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Penetapan status siaga di dua kabupaten tersebut menjadi sinyal penting bagi kita semua untuk meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini, terutama menjelang musim kemarau,” kata Agustan.

Ia menekankan bahwa penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat TNI/Polri, dunia usaha, hingga masyarakat di tingkat tapak.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Serahkan Program Bedah Rumah di Pulang Pisau, Tegaskan Komitmen Polri Hadir untuk Masyarakat

“Karhutla adalah persoalan bersama. Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Jika kita bisa menekan potensi sejak awal, maka dampak yang ditimbulkan bisa diminimalisir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agustan menyoroti pentingnya penguatan sistem deteksi dini, khususnya melalui pemantauan titik panas (hotspot) yang harus dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.

“Kami mendorong pemantauan hotspot dilakukan secara real-time dan setiap temuan segera ditindaklanjuti di lapangan. Respons cepat menjadi kunci utama dalam mengendalikan karhutla agar tidak meluas,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara terpadu dan efektif. Menurutnya, pengalaman penanganan karhutla pada tahun-tahun sebelumnya menjadi pelajaran penting dalam meningkatkan kesiapan saat ini.

Baca Juga :  Ciptakan Berita Sejuk! Dandim 1013/MTW Letkol Inf Nurwahid Rangkul Semua Wartawan di Barito Utara

Apel kesiapsiagaan karhutla nasional ini merupakan bagian dari strategi pemerintah pusat dalam memastikan seluruh daerah rawan memiliki kesiapan optimal menghadapi musim kemarau 2026. Selain itu, reaktivasi desk karhutla juga bertujuan mempercepat alur koordinasi dan pengambilan keputusan saat terjadi kebakaran.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, serta Dinas Lingkungan Hidup Kalteng. Sejumlah peserta juga mengikuti kegiatan secara virtual melalui platform Zoom sebagai bagian dari upaya memperluas koordinasi lintas wilayah.

Dengan meningkatnya potensi karhutla seiring perubahan cuaca, pemerintah daerah berharap sinergi yang terbangun dapat memperkuat upaya pencegahan, sehingga kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dapat ditekan semaksimal mungkin sepanjang tahun 2026. (*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite
Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka
Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya
252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila
H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU
Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai
Kapolsek Lahei Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan Warga dan PT Pada Idi, Utamakan Musyawarah Demi Kamtibmas Kondusif
Moulding Disorot di Pangkalan Banteng, Diduga Pengetap Solar Bersubsidi

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37 WIB

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:19 WIB

252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:57 WIB

H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page