LINTAS KALIMANTAN | KATINGAN – Seorang pria bernama Tri Widiatmoko (32) dilaporkan tenggelam di Sungai Katingan, tepatnya di wilayah Desa Talangkah, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Hingga Kamis malam, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, perangkat desa, serta relawan masyarakat.
Kapolsek Katingan Hilir, Ipda Muklisin, S.H., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang mandi dan berenang di Sungai Katingan.
“Korban pada saat itu sedang mandi di Sungai Katingan, tepatnya di Desa Talangkah. Saat berenang, tiba-tiba korban tidak muncul lagi ke permukaan air,” ujar Ipda Muklisin saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis sore.
Menurutnya, warga yang berada di sekitar lokasi sempat melakukan pencarian secara spontan sesaat setelah mengetahui korban menghilang di dalam sungai. Namun, upaya awal yang dilakukan masyarakat belum membuahkan hasil.
“Warga sekitar langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian, namun hingga beberapa waktu korban belum berhasil ditemukan,” jelasnya.
Setelah pencarian mandiri oleh warga tidak membuahkan hasil, masyarakat kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Katingan Hilir untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Katingan Hilir segera bergerak menuju lokasi guna melakukan penanganan awal sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk proses pencarian.
Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan tim gabungan untuk memperluas area pencarian.
“Untuk sementara korban masih belum ditemukan. Pencarian akan terus dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpolair Polres Katingan, Polsek Katingan Hilir, perangkat Desa Talangkah, serta para relawan,” tegasnya.
Korban diketahui bernama Tri Widiatmoko, berusia 32 tahun, beragama Islam, dan bekerja sebagai pegawai swasta. Korban tercatat berdomisili sementara di Desa Talangkah, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar bantaran Sungai Katingan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas mandi atau berenang di sungai, mengingat kondisi arus air yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Kapolsek Katingan Hilir menambahkan bahwa perkembangan proses pencarian akan terus disampaikan kepada masyarakat.
“Kami berharap korban segera ditemukan. Saat ini seluruh unsur yang terlibat masih terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi korban terakhir terlihat,” pungkas Ipda Muklisin, S.H. (*/rls/sgn/red)








