BMKG Prediksi El Niño Berlanjut hingga 2027, Musim Kemarau Lebih Kering

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan fenomena El Niño akan terus berlangsung hingga awal kuartal I 2027 dengan intensitas yang berpotensi melampaui kategori kuat. Kondisi ini diprediksi memicu musim kemarau yang lebih kering dari normal serta meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia.

Potensi tersebut diperkirakan semakin meningkat dengan kemungkinan munculnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada periode September hingga Desember 2026. Kombinasi kedua fenomena iklim tersebut berpotensi memperbesar ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menurunkan ketersediaan air, serta mengganggu sektor pertanian.

Baca Juga :  Pelantikan PCNU Kabupaten Kobar dan Lamandau Dihadiri Ketua Umum PBNU

Sebagai langkah antisipasi, BMKG memperkuat upaya mitigasi melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah prioritas. Langkah ini merupakan bagian dari strategi mitigasi bencana hidrometeorologi sekaligus mendukung kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa pelaksanaan OMC merupakan langkah proaktif untuk mengurangi risiko bencana akibat kekeringan dan karhutla. Kamis 30-7-2026.

Baca Juga :  Jalan Rusak KM 49 Muara Teweh–Puruk Cahu Picu Kemacetan Puluhan Kilometer, Pengguna Jalan Keluhkan Lambatnya Penanganan BPJN

BMKG juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat agar upaya mitigasi dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif.

Melalui penguatan Operasi Modifikasi Cuaca serta kolaborasi lintas sektor, BMKG berharap dampak El Niño yang diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir 2026 dapat diminimalkan. Dengan demikian, risiko terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi diharapkan dapat ditekan.

 

Sumber: BMKG Pusat

Berita Terkait

Presiden Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan
Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR
Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite
Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka
DEMA STAI Al Ma’arif Buntok Pimpin BEM SI Wilayah Kalteng, Siap Perkuat Konsolidasi dan Kawal Isu Strategis Daerah
Bias Layar: Pancasila Harus Menjadi Kompas Bangsa Hadapi Tantangan Era Digital
The Palace Resmikan Gerai Baru di Lippo Plaza Palangka Raya, Perluas Akses Perhiasan Berkualitas
Janji Akhiri Pemadaman Bergilir di Barito Utara, Manager ULP PLN Muara Teweh Tuangkan Komitmen Tertulis

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37 WIB

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:12 WIB

DEMA STAI Al Ma’arif Buntok Pimpin BEM SI Wilayah Kalteng, Siap Perkuat Konsolidasi dan Kawal Isu Strategis Daerah

Berita Terbaru

LINTAS NASIONAL

Presiden Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:12 WIB

You cannot copy content of this page