SMKN 1 Kotabaru Gelar Pagelaran Busana UKK Bertema “A Night Full of Sparkling Kebaya”

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN ||  SMK Negeri 1 Kotabaru menggelar pagelaran busana dalam rangka Uji Kompetensi Keahlian (UKK) siswa jurusan Desain Produksi Busana dengan mengusung tema “A Night Full of Sparkling Kebaya”. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat 17 April 2026.

 

Pagelaran tersebut merupakan bagian dari tahapan akhir UKK yang bertujuan menguji kompetensi siswa sekaligus menjadi wadah untuk menampilkan karya terbaik secara profesional di hadapan publik. Acara ini juga menjadi ajang unjuk bakat serta promosi potensi siswa di bidang desain busana.

 

Kepala SMKN 1 Kotabaru Diyah Safitri,SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar panggung busana, melainkan bagian dari visi sekolah dalam mendekatkan siswa dengan standar dunia industri dan dunia usaha. Ia menegaskan bahwa lulusan SMK Negeri 1 diharapkan tidak hanya sekadar lulus, tetapi mampu menjadi pelaku utama di industri kreatif.

Baca Juga :  Polsek Sabangau dan Bhayangkari Gelar Gerakan Sedekah Buku di Kelurahan Kalampangan

 

“Disiplin, tanggung jawab, dan dedikasi menjadi prinsip kerja yang harus dimiliki seluruh siswa agar siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

 

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru Gusti Abdul Wahid,S.STP,MM,kepala sekolah, guru, serta orang tua siswa.

 

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotabaru, Risna S. Pane, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pagelaran busana ini menjadi wujud nyata proses pendidikan yang mendorong kreativitas dan inovasi siswa.

Baca Juga :  Wanita di Kapuas Ditangkap Polisi, Simpan Hampir 20 Gram Sabu di Rumah

 

Ia juga menilai tema yang diangkat tidak hanya menampilkan keindahan busana, tetapi sekaligus melestarikan kebaya sebagai warisan budaya Indonesia.

 

“Kami berharap para siswa semakin percaya diri dalam menunjukkan kemampuan dan siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.

 

Pihak sekolah turut menyampaikan apresiasi kepada para sponsor dan mitra yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, serta berharap adanya dukungan publikasi dari berbagai pihak agar karya siswa dapat dikenal lebih luas.

 

Melalui pagelaran ini, SMKN 1 Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di industri fashion dan desain busana. (*/rls/duk)

Berita Terkait

Sekdaprov Kalteng Terima Audiensi Tim Pokja Staf Ahli Kasad, Bahas Pelestarian Hutan dan Ketahanan Wilayah
Gubernur Kalteng Buka Pasar Murah Mahasiswa Spesial HUT ke-69, Agustiar Sabran: Generasi Muda Harus Merasakan Kehadiran Pemerintah
AWPI Kalteng Matangkan Persiapan Kongres Nasional II 2026 Lewat Rakor
Men Gumpul Tempuh Jalur Damai, Ajukan Permohonan Mediasi ke Ditreskrimsus Polda Kalteng
Proyek Rice To Rice Pulang Pisau Disorot, Publik Pertanyakan Volume Timbunan dan Legalitas Material
Masjid Kubah Hijau Al Abrar Disorot, Warga Kritik Pemberitaan Dinilai Tak Berimbang
Agustiar Sabran Minta Maaf, Jalur Khusus di Palangka Raya Disorot karena Cat Cepat Memudar
Diskominfosantik Kalteng Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kolaborasi KIM dan Pemanfaatan AI

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:32 WIB

Sekdaprov Kalteng Terima Audiensi Tim Pokja Staf Ahli Kasad, Bahas Pelestarian Hutan dan Ketahanan Wilayah

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:05 WIB

Gubernur Kalteng Buka Pasar Murah Mahasiswa Spesial HUT ke-69, Agustiar Sabran: Generasi Muda Harus Merasakan Kehadiran Pemerintah

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:02 WIB

AWPI Kalteng Matangkan Persiapan Kongres Nasional II 2026 Lewat Rakor

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:05 WIB

Men Gumpul Tempuh Jalur Damai, Ajukan Permohonan Mediasi ke Ditreskrimsus Polda Kalteng

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:07 WIB

Proyek Rice To Rice Pulang Pisau Disorot, Publik Pertanyakan Volume Timbunan dan Legalitas Material

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page