Pemuda 22 Tahun Tewas Diduga Tersengat Listrik di Gudang Penggilingan Padi Di Kotim

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPIT – Seorang pemuda berinisial EAW (22) ditemukan meninggal dunia diduga akibat tersengat arus listrik di sebuah gudang penggilingan padi milik Kelompok Tani (Gapoktan) Sinar Harapan, Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Rabu sore (28/1/2026).

Korban diketahui merupakan seorang pelajar yang berdomisili di Jalan H.M. Arsyad (Sampit–Ujung Pandaran), RT 002/RW 001, Desa Lampuyang.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Polsek Jaya Karya menerima laporan warga mengenai seorang pria yang ditemukan tergeletak di pintu gudang penggilingan padi dalam kondisi tidak bernyawa.

Baca Juga :  Tiga Rumah Hangus Terbakar Di Desa Jakatan Masaha, Polsek Kapuas Hulu Bergerak Cepat Amankan Lokasi dan Bantu Warga

“Diduga kuat korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik,” ujar Edy dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Jaya Karya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan pihak medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan petugas medis dari Rumah Sakit Samuda, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga :  Polisi Ciduk Petani Pengedar Sabu di Tumbang Randang Kecamatan Timpah, Barang Bukti 4,62 Gram Diamankan

“Pada tubuh korban ditemukan luka bakar di bagian perut sebelah kiri yang diduga merupakan bekas sengatan arus listrik,” jelasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik, terutama di area gudang, tempat kerja, maupun fasilitas umum. Imbauan tersebut disampaikan guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian setempat.(“/rls/hms/red)

Berita Terkait

Semangat Gotong Royong Tetap Terjaga di Bangkuang, Wujud Nyata Nilai Huma Betang
Cegah Balapan Liar, Polsek Pahandut Gelar Patroli Harkamtibmas Hingga Dini Hari
BREAKING NEWS , Api Mengamuk di Permukiman Padat Gang Sari 45 Kota Palangka Raya,Sejumlah Rumah dan MTs Darul Ulum Terbakar
Agustiar Sabran Hadirkan Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Pulang Pisau, Warga Rasakan Manfaat Langsung
Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung
Kasus Dugaan Perambahan HPK di Sukamara Masuk Penyidikan, Keberadaan Dua Alat Berat Dipertanyakan
Gubernur Agustiar Sabran Dan Kapolda Hadiri Panen Raya di Kapuas, Tegaskan Komitmen Kalteng Jadi Lumbung Pangan Nasional
PT SMM Gelar Sunatan Massal untuk 42 Anak di Ring I, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:47 WIB

Semangat Gotong Royong Tetap Terjaga di Bangkuang, Wujud Nyata Nilai Huma Betang

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:39 WIB

Cegah Balapan Liar, Polsek Pahandut Gelar Patroli Harkamtibmas Hingga Dini Hari

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:16 WIB

BREAKING NEWS , Api Mengamuk di Permukiman Padat Gang Sari 45 Kota Palangka Raya,Sejumlah Rumah dan MTs Darul Ulum Terbakar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:23 WIB

Agustiar Sabran Hadirkan Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Pulang Pisau, Warga Rasakan Manfaat Langsung

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:20 WIB

Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page