LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya — Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin melalui Asisten Perencanaan Kodam XXII/TB Kolonel Inf Rudy Markiano Simangunsong menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027. Forum strategis tersebut mengusung tema “Peningkatan Skala Aktivitas Ekonomi Daerah dan Kualitas Tata Kelola Pemerintah” dan digelar di Aula Jaya Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa 17/3/2026.
Kehadiran perwakilan Pangdam XXII/Tambun Bungai dalam forum perencanaan pembangunan daerah ini menegaskan komitmen TNI AD, khususnya Kodam XXII/TB, dalam mendukung kebijakan pembangunan pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan stabilitas wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Rudy Markiano Simangunsong menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, perencanaan yang matang dan implementasi program yang terukur akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat. Kodam XXII/Tambun Bungai siap mendukung upaya percepatan pembangunan, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Musrenbang RKPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027 sendiri bertujuan menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan nasional. Sejumlah program strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya implementasi Kartu Huma Betang Sejahtera, penguatan kearifan lokal, pembangunan infrastruktur wilayah, peningkatan kualitas pendidikan, serta penciptaan lapangan kerja.
Selain itu, forum ini juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel guna memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Pemantauan serta evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program dinilai sangat penting untuk mengukur capaian pembangunan dan dampaknya terhadap masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah strategis untuk menyatukan visi pembangunan antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta pemangku kepentingan lainnya. Ia berharap seluruh program prioritas yang dirancang dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi daerah sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah dan instansi vertikal, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, kepala Bappeda kabupaten/kota, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta awak media.
Sementara itu, sejumlah pejabat kementerian dan lembaga mengikuti kegiatan secara virtual, di antaranya perwakilan Kementerian Keuangan RI, Kementerian Dalam Negeri RI, anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, anggota DPR RI Dius Bahri Layar, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, serta kepala Bappeda se-Kalimantan.
Melalui forum Musrenbang ini diharapkan sinergi pembangunan antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat. Dukungan TNI melalui Kodam XXII/Tambun Bungai juga diharapkan mampu menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan optimal demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.(*/rls/pen/red).







