LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Nasional, Pelda Rohadi anggota Koramil 1016-01/Pahandut Kodim 1016/Palangka Raya memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar Koramil dengan memelihara ayam petelur. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata untuk meningkatkan ketersediaan pangan bergizi sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan produktif.
Dalam kesempatan tersebut Pelda Rohadi Rabu , (3/6/2026) turun langsung dengan melakukan perawatan, pembersihan hingga memberi pakan dan minum pada ayam petelur peliharaannya.Melalui pemeliharaan yang dilakukan secara rutin, ayam petelur mampu menghasilkan telur yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan tambahan penghasilan turut mendukung program ketahanan pangan dan memberikan contoh kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan secara produktif.
Sementara itu, Dandim 1016/Palangka Raya Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo, S.E.,M.Han melalui Pgs Danramil 1016-01/Pahandut Mayor Inf Veri M Sitorus dalam kesempatan tersebut mengapresiasi semangat anggotanya dengan menggagas budidaya ayam petelur.
Baca Juga : Berikut versi judul dan isi berita yang sudah disusun dengan gaya media nasional profesional, tetap berdasarkan isi yang kamu berikan: IRT di Palangka Raya Akhirnya Dapat Kembali Motor yang Digadai, Setelah Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng Palangka Raya – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Palangka Raya bernama Bunga (27) akhirnya bisa bernapas lega setelah sepeda motornya yang sempat digadai dan sulit ditebus, berhasil dikembalikan. Kasus ini mencuat setelah ia mengadu kepada Cak Sam dari Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (9/10/2025). Bunga menceritakan bahwa sepeda motor miliknya digadaikan oleh sang suami kepada Mawar (nama samaran), seorang makelar gadai perorangan. Namun saat ia hendak menebus kendaraan tersebut sesuai kesepakatan, Mawar justru mempersulit dan memberikan berbagai alasan. “Suami saya gadaikan motor ke orang. Setelah setengah bulan, saya mau tebus tapi orang itu tidak mau menyerahkan motor kami. Dari tanggal 1 kami sudah mau menebusnya, tapi sampai sekarang belum dikembalikan. Orangnya pun menghilang. Mohon bantuannya, Cak, karena orang ini tidak punya itikad baik,” ujar Bunga dalam laporannya kepada Cak Sam. Menanggapi hal tersebut, Cak Sam segera menghubungi Mawar. Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa Mawar hanyalah perantara atau makelar gadai yang sebelumnya juga pernah bermasalah dalam transaksi serupa. Melalui pendekatan persuasif, Cak Sam memberikan pembinaan kepada Mawar dan menekankan pentingnya mengembalikan sepeda motor milik Bunga sesuai perjanjian. Ia juga mengingatkan bahwa setiap usaha gadai wajib memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar kegiatan usahanya sah secara hukum dan menjamin perlindungan bagi konsumen. Tak lama setelah dihubungi, Mawar akhirnya menyerahkan kembali sepeda motor tersebut kepada Bunga. “Selamat siang, Cak. Saya yang tadi malam lapor. Alhamdulillah motor saya sudah dikembalikan. Setelah dihubungi pihak Polda, baru dia mau menyerahkan. Terima kasih banyak, semoga Cak Sam sehat selalu,” ungkap Bunga dengan rasa syukur. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi gadai, terutama dengan pihak perorangan yang tidak memiliki izin resmi. Apakah kamu ingin saya buatkan versi liputan gaya media daring (misalnya Kompas, Tribun, atau Detik) dengan format subjudul, kutipan, dan narasi yang lebih hidup seperti untuk publikasi online?
“Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan terbatas secara produktif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Koramil 1016-01/Pahandut tidak hanya fokus pada tugas pertahanan, namun juga aktif berperan dalam pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat di wilayah binaannya.
“Upaya semacam ini menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” pungkasnya.