Kalteng Disiapkan Jadi Pusat Pengembangan SDM Militer, Pangdam XXII/Tambun Bungai Paparkan Strategi Besar

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 02:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah dipastikan akan menjadi pusat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) militer dan pertahanan di wilayah Kalimantan. Kepastian ini disampaikan Pangdam XXII/Tambun Bungai, Zainul Arifin, yang menegaskan adanya langkah strategis melalui pembangunan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) serta program Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pangdam menjelaskan, pembangunan Rindam di wilayah Kalimantan Tengah merupakan bagian dari visi jangka panjang TNI AD untuk memperkuat kualitas SDM pertahanan sekaligus pemerataan pusat pendidikan militer di Kalimantan.

Menurutnya, keberadaan Rindam nantinya akan memusatkan berbagai jenjang pendidikan prajurit di Palangka Raya.

“Kita antisipasi pembangunan SDM ke depan. Nantinya seluruh pendidikan tentara, mulai dari Bintara, Tamtama, hingga pendidikan kejuruan akan dipusatkan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah,” ujar Zainul Arifin usai kegiatan buka puasa bersama di Makodam XXII/Tambun Bungai, Selasa (3/3/2026).

Ia menekankan, langkah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak prajurit yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika ancaman modern. Dengan adanya Rindam di Kalteng, proses pembinaan personel di wilayah Kalimantan diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, dan terintegrasi.

Baca Juga :  Masjid Kubah Hijau Al Abrar Disorot, Warga Kritik Pemberitaan Dinilai Tak Berimbang

Selain fokus pada pembangunan Rindam, Pangdam juga menyoroti program Komcad yang akan menyasar ASN di lingkungan pemerintah daerah. Program ini disebut sebagai terobosan baru karena untuk pertama kalinya diterapkan di tingkat pemda.

“Untuk Komcad, kita jadikan Kalimantan Tengah sebagai pilot project bagi ASN pemerintah daerah. Ini mungkin yang pertama di Indonesia untuk tingkat pemda,” jelasnya.

Zainul Arifin menerangkan, keterlibatan ASN dalam Komcad bertujuan memperkuat sistem pertahanan semesta sekaligus menumbuhkan kesadaran bela negara di kalangan aparatur sipil. Ia menilai, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Lebih lanjut, Pangdam menegaskan bahwa seluruh program tersebut dirancang secara bertahap dan terukur dengan tetap mengedepankan koordinasi lintas sektor. Dukungan pemerintah daerah, menurutnya, menjadi faktor penting agar rencana besar ini dapat berjalan optimal.

Baca Juga :  Kodam XXII/Tambun Bungai Gelar Maulid Nabi dan HUT TNI ke-80, Ribuan Jamaah Hadiri Tausiyah Ustadz Das’ad Latif

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyatakan Pemerintah Provinsi Kalteng siap memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Rindam maupun program Komcad ASN.

Ia mengungkapkan, Pemprov telah melakukan rapat koordinasi dengan para wali kota dan bupati guna membahas langkah konkret dukungan daerah terhadap rencana tersebut.

“Pastinya kami dukung penuh. Program luar biasa seperti ini tidak mungkin kita biarkan begitu saja. Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan para wali kota dan bupati,” tegas Agustiar.

Menurutnya, keberadaan Rindam serta pelibatan ASN dalam Komcad merupakan langkah antisipatif yang penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah dinamika global.

Dengan sinergi kuat antara TNI dan pemerintah daerah, Kalimantan Tengah diharapkan mampu tampil sebagai salah satu pilar utama penguatan SDM pertahanan di kawasan Kalimantan pada masa mendatang. (*/rls/sgn/red).

Berita Terkait

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya
Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam
PPN Kritik Pernyataan Kepala BNPB soal Kondisi Kalteng, Minta Suharyanto Dicopot
Ketika Asap Disebut Tak Mengganggu, Data ISPA Berkata Lain
WAGUB EDY PRATOWO: PEMERINTAH TAK BISA SENDIRI BANGUN EKONOMI KALTENG, KADIN HARUS JADI MITRA STRATEGIS

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 09:58 WIB

DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:07 WIB

PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Sabtu, 26 September 2026 - 17:01 WIB

Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 14:37 WIB

Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:35 WIB

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

You cannot copy content of this page