BNNP Kalteng Bongkar 42 Kasus Narkotika Sepanjang 2025, Selamatkan 90 Ribu Jiwa

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Sepanjang tahun 2025, BNNP Kalteng berhasil mengungkap puluhan kasus besar, membongkar jaringan lintas provinsi, serta menyelamatkan puluhan ribu masyarakat dari ancaman narkoba.

Capaian tersebut disampaikan Kepala BNNP Kalteng, Kombes Pol Mada Roostanto, saat memimpin press release akhir tahun yang digelar di Palangka Raya, Senin (29/12/2025). Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda serta perwakilan instansi terkait, di antaranya Pemprov Kalteng, Bea Cukai, Kejaksaan Tinggi, Ditresnarkoba Polda Kalteng, hingga Badan Intelijen Negara (BIN).

Dalam paparannya, Mada Roostanto mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 BNNP Kalteng menangani 42 kasus tindak pidana narkotika, terdiri dari 35 kasus hasil pengungkapan tahun 2025 dan 7 kasus lanjutan dari akhir 2024. Dari penanganan tersebut, diterbitkan 87 berkas perkara, dengan 63 berkas dinyatakan lengkap (P-21) atau mencapai 420 persen dari target yang ditetapkan.

“Seluruh berkas P-21 telah kami limpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum, sementara 24 berkas lainnya masih dalam tahap penyidikan,” ujar Mada Roostanto.

Baca Juga :  Respon Cepat Laka Lantas, Personel Polsek Sabangau Datangi TKP di Jalan Mahir Mahar

Ia menegaskan, peningkatan kinerja pemberantasan narkotika tersebut tidak terlepas dari dukungan anggaran hibah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang secara signifikan memperkuat operasional BNNP Kalteng.

Sepanjang 2025, BNNP Kalteng juga berhasil mengamankan 87 orang tersangka. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, yakni 67 masyarakat umum, 14 warga binaan pemasyarakatan, 2 anggota Polri, 3 aparatur sipil negara (ASN), serta 1 pegawai PPPK. Fakta ini menunjukkan bahwa peredaran narkotika telah menyasar lintas profesi tanpa pandang bulu.

Lebih lanjut, BNNP Kalteng berhasil membongkar 9 jaringan narkotika, mayoritas merupakan jaringan lintas Kalimantan Barat–Kalimantan Tengah. Sejumlah kasus menonjol di antaranya jaringan Subaidi di Rutan Kelas IIA Palangka Raya dengan barang bukti 2,3 kilogram sabu dan 2.680 butir PCC, jaringan Yetro alias Jago di Kabupaten Gunung Mas dengan 1 kilogram sabu, serta jaringan besar Diwan dengan barang bukti 9,3 kilogram sabu dan 185 butir ekstasi.

Total barang bukti narkotika yang berhasil disita sepanjang 2025 mencapai 15,2 kilogram sabu, 459 butir ekstasi, 105,25 gram ganja, dan 2.680 butir PCC. Selain itu, turut diamankan barang bukti non-narkotika berupa kendaraan, ratusan unit telepon genggam, serta uang tunai lebih dari Rp204 juta.

Baca Juga :  Sinergi DPRD dan Pemkab Pulang Pisau Dinilai Harmonis Dukung Visi “Pulang Pisau JAYA”

Pada kesempatan yang sama, BNNP Kalteng juga melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Barang bukti yang dimusnahkan berupa 9.241,12 gram sabu dan 150 butir ekstasi, yang seluruhnya telah melalui uji laboratorium serta memiliki ketetapan hukum dari Kejaksaan.

“Pemusnahan ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, guna memastikan barang bukti tidak kembali beredar dan benar-benar memutus mata rantai peredaran gelap narkoba,” tegas Mada Roostanto.

Dari jumlah narkotika yang dimusnahkan tersebut, BNNP Kalteng memperkirakan telah menyelamatkan sekitar 90 ribu jiwa, terutama generasi muda Kalimantan Tengah, dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Menutup pernyataannya, Mada Roostanto menekankan bahwa perang melawan narkotika membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat. “Tanpa dukungan semua pihak, upaya mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba tidak akan maksimal,” pungkasnya. (*/rls/sgn/red).

 

 

Berita Terkait

Peringati 1 Tahun Kodam XXII TB,Agustan Saining: Jaga Hutan Kalteng Tak Bisa Sendiri, Sinergi TNI dan Pemda Harus Diperkuat
Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kahayan Sekitar Pelabuhan Rambang Ditemukan Meninggal Dunia
HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, Agustiar Sabran Tekankan Soliditas TNI dan Pemerintah Dukung Pembangunan Kalteng
HUT ke-81 RI, IPJI Kalteng Ingatkan: Jangan Biarkan Rakyat Jadi Penonton Kemerdekaan
Bocah 14 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Kahayan, Pencarian Terus Dilakukan
Lepas 506 Pramuka Kalteng ke Jamnas XII, Agustiar: Bawa Nama Baik Daerah
Anak Tenggelam di Dermaga Rambang Palangka Raya, Tim SAR Sisir Sungai Kahayan
Dwi Sugiarto Resmi Nakhodai APPI Kalteng, Dorong Welder Lokal Tembus Industri Nasional

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Peringati 1 Tahun Kodam XXII TB,Agustan Saining: Jaga Hutan Kalteng Tak Bisa Sendiri, Sinergi TNI dan Pemda Harus Diperkuat

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kahayan Sekitar Pelabuhan Rambang Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:22 WIB

HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, Agustiar Sabran Tekankan Soliditas TNI dan Pemerintah Dukung Pembangunan Kalteng

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:51 WIB

HUT ke-81 RI, IPJI Kalteng Ingatkan: Jangan Biarkan Rakyat Jadi Penonton Kemerdekaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Bocah 14 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Kahayan, Pencarian Terus Dilakukan

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Polres Kobar Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:11 WIB

You cannot copy content of this page