DPRD Pulang Pisau Soroti Kasus Kekerasan Seksual Anak, Minta Pendampingan Maksimal untuk Korban

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pulang Pisau menyoroti kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kabupaten Pulang Pisau. Kasus tersebut menjadi perhatian serius karena melibatkan korban dan pelaku yang sama-sama masih berstatus anak di bawah umur.

Ketua Komisi II DPRD Pulang Pisau sekaligus Ketua Fraksi PPP, Dewi Sartika, mengaku prihatin atas peristiwa yang terjadi di salah satu kecamatan tersebut.

“Saya prihatin, di awal tahun mendengar adanya kasus kekerasan seksual terhadap anak di salah satu kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau, yang pelakunya juga merupakan anak di bawah umur,” kata Dewi, Senin (23/2/2026).

Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur terjadi di salah satu kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau dan saat ini menjadi perhatian publik serta DPRD setempat.

Baca Juga :  Dukung Keberlanjutan MBG, Ratusan Warga Sampaikan Sejumlah Catatan kepada Pemprov Kalteng

Korban merupakan anak di bawah umur. Pelaku juga diketahui masih berstatus anak di bawah umur. DPRD Pulang Pisau, khususnya Dewi Sartika selaku Ketua Komisi II, turut menyoroti kasus tersebut.

Kasus ini mencuat pada awal tahun 2026 dan mendapat tanggapan dari DPRD pada Senin, 23 Februari 2026.

Peristiwa tersebut terjadi di salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anak-anak sebagai korban maupun pelaku. Dewi menilai penanganan harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya untuk memberikan keadilan kepada korban, tetapi juga pembinaan bagi pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.

Menurutnya, korban harus mendapatkan pendampingan psikologis secara intensif agar dapat pulih secara mental. Pendampingan, kata dia, tidak cukup hanya saat proses peradilan berlangsung, tetapi juga hingga pasca peradilan.

Baca Juga :  Mobil Oleng Tabrak Penjual Kembang Api di Palangka Raya, Satu Orang Tewas

“Mengingat korban masih di bawah umur, tentunya selain mendapatkan keadilan juga harus mendapat pendampingan dari psikolog. Dinas terkait harus intens melakukan pendampingan agar korban bisa pulih secara psikologis dan mental. Pendampingan tidak cukup hanya pada proses peradilan, tetapi juga sampai pasca peradilan,” tegasnya.

Dewi mendorong dinas terkait dan aparat penegak hukum untuk menangani perkara ini secara serius dan profesional. Ia juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, baik dalam hal tontonan maupun pergaulan sehari-hari.

Selain itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dapat bersinergi dalam upaya pencegahan serta penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak, agar kejadian serupa tidak kembali terulang di Kabupaten Pulang Pisau. (*/rls/spr/red)

Berita Terkait

TTA Group Salurkan 2.000 Masker dan Vitamin untuk 84 Anak Panti Asuhan di Palangka Raya
Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak
HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial
WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla
Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian
Ketua HKT Dwi Sugiarto Dorong Forum Kebangsaan Kalteng Perkuat Persatuan
Sugie: Bangun Usaha Tak Cukup dengan Modal, Soliditas Tim Jadi Kunci

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:29 WIB

TTA Group Salurkan 2.000 Masker dan Vitamin untuk 84 Anak Panti Asuhan di Palangka Raya

Jumat, 11 September 2026 - 10:31 WIB

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial

Kamis, 10 September 2026 - 20:59 WIB

WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 21:01 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Pangdam Hadiri Rapat Evaluasi Penanggulangan Karhutla 

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:52 WIB

You cannot copy content of this page