Heboh! FBS ke 11 Tahun 2025 Banjir Pujian Hingga Penghargaan dari Kemenpar RI

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || Festival Budaya Saijaan (FBS) ke-11 Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan tema Magic From The Sea, resmi dibuka.

Pembukaan dilakukan Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis dengan dihadiri Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Fajar Hutomo serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Pemerintah Provinsi Kalsel, Sulkan di kawasan wisata Siring Laut Kotabaru, Sabtu (23/8) malam.

Acara dibuka dengan penampilan Tari Mayang Kencana, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Saijaan, doa bersama serta penayangan kaleidoskop perjalanan FBS dari 2014 hingga 2024.

Panggung utama kemudian diramaikan dengan pertunjukan mini kolosal Magic From The Sea oleh Sanggar Pusaka Saijaan, parade seni budaya kabupaten/kota se-Kalsel serta penampilan bintang tamu Jessica Sudarta  yang piawai memainkan harpa) dan pemusik khas Dayak, Uyou Moris.

Baca Juga :  Kunjungan Perdana Pangdam XXII/TB ke Yonif 631/Antang, Tekankan Disiplin dan Loyalitas Prajurit. 

Pada kesempatan tersebut, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menetapkan FBS sebagai salah satu dari 110 event unggulan Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025.

Penetapan tersebut diberikan Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Fajar Hutomo kepada Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Soni Tua Halomoan.

Menurut Syairi Mukhlis, FBS diharapkan mampu memperkuat identitas budaya lokal setempat, sekaligus menjadi magnet wisata yang mendongkrak ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Drs. Mukhtarudin Serahkan Bantuan Ambulans Untuk Kelurahan Raja

“Kita ingin Kotabaru bukan hanya dikenal lewat lagu Paris Barantai, tetapi juga melalui keindahan destinasi wisata dan event budaya yang mendunia,” ujarnya.

Ia mengatakan, FBS merupakan representasi kebudayaan masyarakat Kotabaru yang heterogen.

“FBS menjadi wadah pelestarian seni budaya, pengembangan kreativitas, sekaligus promosi pariwisata Kotabaru agar semakin berdaya saing dan berkelanjutan,” katanya.

FBS 2025 kali ini diikuti peserta dari 13 kabupaten/kota di Kalsel serta menghadirkan partisipan dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Jawa Timur yang menampilkan parade seni serta artis daerah.(*/rls/duk)

Berita Terkait

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November
HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun
Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 20:56 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 20:05 WIB

Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page