LINTAS KALIMANTAN | Arus mudik melalui jalur laut di Pelabuhan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, mulai menunjukkan peningkatan menjelang Hari Raya Idulfitri. Hingga H-13 Lebaran, ribuan pemudik telah diberangkatkan menggunakan armada kapal milik PT Dharma Lautan Utama Cabang Kumai menuju sejumlah kota tujuan di Pulau Jawa.
Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Kumai, Agus Supriyanto, mengatakan bahwa jumlah penumpang yang telah diberangkatkan sejak H-30 hingga H-13 Lebaran mencapai ribuan orang.
“Sejak H-30 hingga H-13 Lebaran, jumlah pemudik yang telah diangkut dari Kumai menuju beberapa kota tujuan mencapai 6.750 jiwa,” ujar Agus, Senin (9/3/2026).
Ia merinci, pemudik dengan tujuan Kumai–Semarang tercatat sebanyak 4.384 orang. Sementara untuk rute Kumai–Surabaya mencapai 2.367 orang. Kedua rute tersebut menjadi jalur favorit masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menggunakan transportasi laut.
Menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring semakin dekatnya puncak arus mudik Lebaran. Berdasarkan perkiraan pihak perusahaan, potensi penumpang hingga akhir bulan Ramadan bisa mencapai sekitar 10.000 orang.
“Potensi pemudik sampai menjelang akhir puasa diperkirakan masih ada sekitar 10 ribu orang yang akan menggunakan layanan kapal kami dari Pelabuhan Kumai,” jelasnya.
Agus juga mengimbau kepada seluruh calon penumpang agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, terutama terkait pembelian tiket kapal. Ia menegaskan agar masyarakat memastikan telah memiliki tiket sebelum berangkat menuju pelabuhan.
“Kami mengimbau kepada calon pemudik agar memastikan sudah memegang tiket dari tempat asal sebelum menuju pelabuhan, sehingga tidak mengalami kendala saat keberangkatan,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab yang menawarkan tiket secara langsung di area pelabuhan.
“Hati-hati terhadap bujuk rayu oknum yang menjanjikan bisa menyediakan tiket di pelabuhan. Hal seperti ini sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Agus.
Ia juga menekankan pentingnya membeli tiket melalui saluran resmi yang telah disediakan oleh perusahaan guna menghindari risiko mendapatkan tiket palsu.
“Kami juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap kemungkinan adanya tiket palsu. Pastikan pembelian dilakukan melalui saluran resmi yang tersedia,” pungkasnya.
Dengan meningkatnya pergerakan penumpang menjelang Lebaran, pihak PT Dharma Lautan Utama Cabang Kumai juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik melalui jalur laut di wilayah tersebut. (Rhd)








