Terseret Arus Sungai Katingan, Korban Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Tiga Hari Pencarian

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Sungai Katingan setelah ditemukan berjarak sekitar 20 kilometer dari lokasi kejadian, Sabtu (18/4/2026).(LK/Ist)

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Sungai Katingan setelah ditemukan berjarak sekitar 20 kilometer dari lokasi kejadian, Sabtu (18/4/2026).(LK/Ist)

LINTAS KALIMANTAN | Upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Katingan akhirnya berujung duka. Setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (18/4/2026).

Korban diketahui bernama Tri Widiatmoko (32), warga Desa Talangkah, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mandi di tepi sungai pada Kamis (16/4) sore. Korban diduga terseret arus deras hingga tenggelam dan hilang dari penglihatan rekan-rekannya.

Pencarian yang melibatkan berbagai unsur terus dilakukan dengan menyisir aliran sungai. Hingga pada hari ketiga, sekitar pukul 11.00 WIB, titik terang muncul setelah adanya laporan dari masyarakat terkait penemuan jenazah yang terapung.

Baca Juga :  Operasi Zebra Telabang 2025 Berakhir, 13 Ribu Pelanggar Terjaring, ETLE Meningkat Tajam,Ini Keterangan Kabidhumas Polda Kalteng 

Koordinator Lapangan Basarnas Palangka Raya, Ridwan, mengatakan tim langsung bergerak cepat menuju lokasi yang dilaporkan.

“Begitu menerima informasi dari warga, tim langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Korban ditemukan berjarak kurang lebih 20 kilometer dari lokasi kejadian awal,” ujarnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Mas Amsyar Kasongan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga :  Polda Kalteng Kerahkan 2.850 Personel Antisipasi Darurat Bencana di Bumi Tambun Bungai

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

“Terima kasih atas sinergi dan kerja keras seluruh tim di lapangan sehingga korban dapat ditemukan,” ucapnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup. Unsur yang terlibat dalam pencarian antara lain Tim Rescue Pos SAR Sampit, BPBD Kabupaten Katingan, Satpolairud Polres Katingan, PMI, serta masyarakat setempat. (*)

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan
Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas
PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali
Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar
Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu
Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:49 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas

Sabtu, 19 September 2026 - 20:17 WIB

Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata

Sabtu, 19 September 2026 - 13:36 WIB

Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Jumat, 18 September 2026 - 10:39 WIB

Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WIB

PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page