DPRD Pulang Pisau Soroti Transparansi Pelaksanaan Menu MBG

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di Kabupaten Pulang Pisau menjadi sorotan publik. Menu yang disajikan kepada peserta didik berupa roti, pisang, dan telur memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

 

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella, meminta adanya kejelasan terkait kebijakan menu MBG selama Ramadan. Ia mengaku belum memperoleh informasi pasti apakah menu tersebut merupakan arahan langsung dari Badan Gizi Nasional di tingkat pusat atau kebijakan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.

 

“Karena yang saya dengar memang pemberian MBG di masa puasa ini pro dan kontra. Ada yang menyarankan tidak usah diberikan, ada juga yang menyarankan tetap diberikan dengan menu kering,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga :  Polda Kalteng–Pemprov Lepas Program Mudik Gratis Nataru 2025/2026, Layani 323 Penumpang

 

Menurutnya, apabila program tetap dijalankan selama Ramadan di Pulang Pisau, maka mekanisme dan pola distribusi harus disesuaikan. Menu kering dinilai dapat menjadi solusi agar makanan bisa dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa.

 

“Artinya anak-anak walaupun tidak makan siang di sekolah, bisa dibawa pulang untuk berbuka puasa sore. Kalau memang tetap diberikan, ya harus sesuai kebijakan dan dengan porsi yang mengikuti takaran dari ahli gizi,” tegasnya.

 

Secara substansi, MBG merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak-anak Indonesia. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat kualitas generasi muda di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Dirut Bank Kalteng Tegaskan Nol Toleransi Pelanggaran, Perkuat Pengawasan dan Integritas Layanan

 

Namun demikian, DPRD berharap pengelolaan program di daerah dapat dilakukan secara profesional dan tepat sasaran agar tujuan Program Strategis Nasional (PSN) benar-benar tercapai.

 

Tandean menekankan pentingnya transparansi kebijakan, terutama jika terdapat perubahan atau arahan baru dari pemerintah pusat.

 

“Harapannya pihak SPPG mengelola MBG secara benar agar program ini bisa sukses. Jika ada kebijakan baru dari pusat, khususnya terkait menu saat Ramadan, hendaknya disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat supaya tidak menimbulkan pro dan kontra,” pungkasnya. (*/rls/spr/red)

Berita Terkait

Aliansi Dayak Bersatu Desak Penanganan Karhutla Kalteng Lebih Serius, Soroti Transparansi Anggaran
Taekwondo Kotabaru Sabet Juara Umum, Bawa Pulang 57 Medali dari Banjarmasin
Kabar PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi PNS Bikin Geger, Ini Penjelasan BKPSDM Kotabaru
HKT dan PDB Kalteng Bagikan 500 Masker Gratis, Ajak Warga Waspadai Dampak Karhutla
Kabut Asap Belum Mereda, KNPI Pulang Pisau Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker dan Vitamin
Duka Kabut Asap Belum Usai, MES Pulang Pisau Hadirkan Bantuan Darurat Masker dan Vitamin untuk Pengendara
BEM SI Kerakyatan Kalteng Desak Pemerintah Prioritaskan Kesehatan Warga di Tengah Kabut Asap
Bocah Barito Selatan Mengadu kepada Prabowo: Kabut Asap Mengepung, Anak-anak Kesulitan Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Aliansi Dayak Bersatu Desak Penanganan Karhutla Kalteng Lebih Serius, Soroti Transparansi Anggaran

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Taekwondo Kotabaru Sabet Juara Umum, Bawa Pulang 57 Medali dari Banjarmasin

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Kabar PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi PNS Bikin Geger, Ini Penjelasan BKPSDM Kotabaru

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:51 WIB

HKT dan PDB Kalteng Bagikan 500 Masker Gratis, Ajak Warga Waspadai Dampak Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kabut Asap Belum Mereda, KNPI Pulang Pisau Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker dan Vitamin

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page