LINTASKALIMANTAN.CO| Rencana Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperluas kawasan Water Front City (WFC) mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha. Menurutnya, keberhasilan proyek strategis tersebut tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis pembangunan, tetapi juga sejauh mana masyarakat dilibatkan dalam setiap tahapan perencanaan.
Dukungan tersebut disampaikan H. Taufik Nugraha usai menghadiri kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik rencana perluasan kawasan Water Front City yang digelar di Aula Bappedarida, Muara Teweh, Kamis (30/7/2026).
Ia menegaskan bahwa forum konsultasi publik bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi, melainkan menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk memperoleh informasi secara menyeluruh sekaligus menyampaikan aspirasi, saran, maupun keberatan terhadap rencana pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan sosialisasi dan konsultasi publik ini. Masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas mengenai rencana pembangunan Water Front City agar seluruh proses berjalan secara terbuka, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas H. Taufik Nugraha.
Menurut legislator tersebut, prinsip keterbukaan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap setiap program pembangunan. Dengan komunikasi yang baik sejak awal, berbagai persoalan yang berpotensi muncul di lapangan dapat diantisipasi melalui dialog dan musyawarah.
Ia menilai pembangunan Water Front City merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam menata wajah Kota Muara Teweh agar lebih modern, tertata, serta memiliki daya tarik sebagai kawasan publik dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Namun demikian, H. Taufik mengingatkan agar seluruh tahapan pembangunan, termasuk proses pengadaan tanah, tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta menghormati hak-hak warga yang terdampak. Menurutnya, pembangunan yang berkualitas harus mampu memberikan manfaat luas tanpa mengabaikan aspek sosial maupun kepastian hukum.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap pasif, melainkan memanfaatkan forum konsultasi publik sebagai kesempatan menyampaikan pandangan dan masukan yang konstruktif demi penyempurnaan rencana pembangunan.
“Partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif memberikan masukan sehingga pembangunan Water Front City benar-benar menjadi kebanggaan masyarakat Barito Utara,” ujarnya.
H. Taufik Nugraha berharap pengembangan kawasan Water Front City nantinya mampu menghadirkan ruang publik yang nyaman, memperkuat sektor perdagangan dan pariwisata, serta menjadi salah satu ikon baru Kabupaten Barito Utara yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, ia optimistis rencana perluasan Water Front City dapat berjalan lancar, transparan, serta menghasilkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Barito Utara. (*/rls/djian/red).







