PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang memengaruhi jarak pandang di kawasan perairan dan Pelabuhan Kumai. Kondisi tersebut menjadi perhatian PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Pelabuhan Kumai dalam menjaga keselamatan aktivitas pelayaran, Rabu (16/9/2026).

Kabut asap yang cukup pekat berpotensi mengurangi jarak pandang kapal saat melakukan pergerakan keluar maupun masuk kawasan pelabuhan. Karena itu, Pelindo memperkuat langkah mitigasi untuk memastikan aktivitas pelayaran tetap berlangsung dengan mengutamakan aspek keselamatan.

Junior Manager Pelabuhan Kumai, Akhmad Syahrudin, mengatakan kondisi kabut asap menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi kenyamanan masyarakat sekaligus meningkatkan risiko keselamatan pelayaran.

“Kami menyadari betul dampak kabut asap ini sangat mempengaruhi kenyamanan masyarakat dan meningkatkan risiko keselamatan pelayaran. Oleh karena itu, langkah proaktif dalam mitigasi risiko navigasi menjadi prioritas utama kami saat ini agar arus penumpang dan kapal roro yang membawa barang pasokan kebutuhan masyarakat tidak terganggu,” kata Akhmad Syahrudin.

Baca Juga :  Ketua PSHT Palangka Raya Agustan Saining Tekankan Makna Persaudaraan dalam Buka Puasa Bersama

Menurutnya, Pelindo mengoptimalkan sistem pemanduan kapal (pilotage) sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi kondisi jarak pandang yang terbatas.

Kesiapsiagaan petugas pandu dan kapal tunda juga ditingkatkan untuk mendukung pergerakan kapal, terutama ketika kondisi jarak pandang mengalami penurunan akibat kabut asap.

Selain itu, koordinasi dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat terus diperkuat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas pelayaran tetap memperhatikan kondisi cuaca, jarak pandang dan aspek keselamatan.

Pelindo juga menyiagakan komunikasi navigasi berbasis radar dan radio marine selama 24 jam. Sistem tersebut digunakan untuk mendukung pemantauan serta komunikasi dengan kapal yang melakukan aktivitas keluar maupun masuk dermaga.

“Prioritas kami adalah memastikan kegiatan operasional tetap berjalan dengan aman, terutama pelayanan kapal penumpang dan kapal roro yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi kebutuhan,” jelasnya.

Baca Juga :  Diduga Main Judi Online, Anggota Polsek Pahandut Diperiksa: Polisi Temukan Fakta Sebenarnya

Di sisi lain, Pelindo mengimbau seluruh pengguna jasa dan pekerja yang beraktivitas di kawasan pelabuhan agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan selama kabut asap masih terjadi.

Penggunaan masker pelindung serta kepatuhan terhadap prosedur Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) terus ditekankan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja.

Pelindo juga menyampaikan empati kepada masyarakat Kobar yang terdampak kabut asap akibat karhutla. Koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan terus dilakukan untuk menjaga kelancaran sekaligus keselamatan aktivitas transportasi laut.

Pelindo berharap kondisi karhutla dan kabut asap di wilayah Kalimantan Tengah dapat segera terkendali sehingga jarak pandang kembali normal dan aktivitas pelayaran dapat berlangsung dalam kondisi yang lebih aman. (*)

Berita Terkait

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November
HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun
Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini
Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
PT BGA Salurkan Sembako, Masker dan BBM untuk Penanganan Karhutla
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 20:56 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun

Senin, 28 September 2026 - 20:05 WIB

Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini

Minggu, 20 September 2026 - 21:49 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page