Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Muhammad Iman Topik, S.IP., M.Si., bersama Kepala Seksi Sarana dan Prasarana PAUD dan Pendidikan Nonformal, Akhmad Al-Ghifary, S.Pd.I., M.Pd., saat melaksanakan monitoring sarana dan prasarana pendidikan di sejumlah sekolah di Kecamatan Lahei Barat, Sabtu (19/9/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Muhammad Iman Topik, S.IP., M.Si., bersama Kepala Seksi Sarana dan Prasarana PAUD dan Pendidikan Nonformal, Akhmad Al-Ghifary, S.Pd.I., M.Pd., saat melaksanakan monitoring sarana dan prasarana pendidikan di sejumlah sekolah di Kecamatan Lahei Barat, Sabtu (19/9/2026).

LINTASKALIMANTAN.CO | Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Muhammad Iman Topik, S.IP., M.Si., turun langsung melakukan monitoring sarana dan prasarana pendidikan di sejumlah sekolah di Kecamatan Lahei Barat, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Dinas Pendidikan Barito Utara memastikan kondisi fasilitas sekolah sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang masih perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

Dalam monitoring tersebut, Kadis Pendidikan bersama jajaran meninjau sejumlah satuan pendidikan, di antaranya SDN 1 Teluk Malewai, SDN 1 Benao Hilir dan SDN 2 Benao Hulu.

Di SDN 1 Teluk Malewai, monitoring diarahkan pada sejumlah fasilitas yang berkaitan dengan pembangunan laboratorium komputer, ruang guru/kantor serta pagar sekolah. Sementara di SDN 1 Benao Hilir, rombongan melihat kondisi dan progres sejumlah fasilitas, seperti rehabilitasi ruang perpustakaan, pembangunan laboratorium komputer dan pagar sekolah, penataan halaman serta pembangunan kantin.

Sedangkan di SDN 2 Benao Hulu, dilakukan pemantauan kondisi sarana dan prasarana sekolah. Pada tahun 2026, sekolah tersebut diketahui tidak mendapatkan pekerjaan fisik, sehingga monitoring menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung kebutuhan yang ada di lapangan.

Pastikan Program Sesuai Kebutuhan Sekolah

M. Iman Topik mengatakan, monitoring langsung diperlukan agar Pemerintah tidak hanya memperoleh informasi berdasarkan laporan, tetapi juga dapat melihat kondisi sekolah secara nyata.

Baca Juga :  Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR

Menurutnya, sarana dan prasarana merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung terselenggaranya proses pendidikan yang nyaman dan berkualitas.

“Monitoring ini kita lakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah. Kita ingin memastikan fasilitas yang ada dapat mendukung proses pembelajaran dan kebutuhan sekolah bisa terdata dengan baik,” ujar Topik.

Ia menjelaskan, setiap sekolah memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, pemantauan lapangan diperlukan sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan maupun rehabilitasi sarana pendidikan.

“Yang paling penting adalah kita mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Dari sana kita bisa melihat mana yang sudah baik, mana yang masih membutuhkan perbaikan dan apa saja kebutuhan yang harus menjadi perhatian,” katanya.

Tidak Hanya Pembangunan Fisik

Topik menegaskan, perhatian terhadap dunia pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik. Infrastruktur sekolah memang penting, tetapi tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik.

Baca Juga :  KiM Property Dorong Generasi Muda Cintai Seni Islami

Karena itu, keberadaan ruang belajar, perpustakaan, laboratorium komputer, ruang guru, pagar, halaman hingga fasilitas pendukung lainnya perlu diperhatikan secara berkelanjutan.

Monitoring juga menjadi sarana bagi Dinas Pendidikan untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi sekolah-sekolah yang belum memperoleh pekerjaan fisik pada tahun berjalan.

“Sekolah yang belum mendapatkan pekerjaan fisik juga tetap kita pantau. Ini penting supaya kebutuhan mereka tetap tercatat dan dapat menjadi bahan dalam perencanaan ke depan,” ungkapnya.

Menurut Topik, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi satuan pendidikan di berbagai wilayah Barito Utara. Dengan pemantauan tersebut, diharapkan perencanaan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

Ia berharap dukungan terhadap sarana pendidikan dapat terus ditingkatkan secara bertahap, sehingga sekolah-sekolah di wilayah Barito Utara, termasuk yang berada di kawasan pedesaan dan kecamatan, memiliki fasilitas yang semakin layak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

“Intinya kita ingin memastikan pelayanan pendidikan terus meningkat. Sarana dan prasarana harus menjadi bagian yang mendukung guru dalam mengajar dan anak-anak dalam belajar,” pungkas Topik. (*/rls/anung)

Berita Terkait

Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng
Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November
HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun
Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini
Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
PT BGA Salurkan Sembako, Masker dan BBM untuk Penanganan Karhutla
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 20:56 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun

Senin, 28 September 2026 - 20:05 WIB

Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Kodam XXII/Tambun Bungai Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 

Senin, 12 Okt 2026 - 13:35 WIB

You cannot copy content of this page