Palangka Raya – Gerak konsolidasi pemuda di Ibu Kota Kalimantan Tengah (Kalteng) kian menguat. Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kalteng bersama PC SAPMA PP Kota Palangka Raya melakukan silaturahmi strategis dengan Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi S.Sos.
Pertemuan tersebut menjadi penanda kuat bahwa generasi muda tak ingin lagi berada di pinggir gelanggang pembangunan. SAPMA PP hadir membawa gagasan, kegelisahan, sekaligus harapan agar suara pelajar dan mahasiswa memperoleh ruang nyata dalam proses perumusan kebijakan daerah.
Ketua PW SAPMA PP Kalteng, Muhammad Enrico Hamlizar Tulis, S.H., M.H., menegaskan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan langkah awal membangun kolaborasi konkret antara pemuda dan lembaga legislatif.
Menurut Enrico, tantangan zaman menuntut pemuda tidak hanya bersikap kritis, tetapi juga solutif. Karena itu, SAPMA PP mendorong terbangunnya sinergi dengan DPRD Kota Palangka Raya, khususnya dalam mengawal isu-isu strategis seperti pendidikan, penguatan karakter generasi muda, serta pemberdayaan pemuda agar mendapat perhatian serius dalam kebijakan daerah.
“Pemuda harus dilibatkan sebagai mitra strategis pembangunan, bukan sekadar objek. Pendidikan yang berkualitas dan ruang pemberdayaan yang luas adalah kunci mencetak generasi Palangka Raya yang berdaya saing,” tegas Enrico, Jumat (23/1/2026).
Silaturahmi tersebut juga menjadi ruang dialog terbuka antara pemuda dan wakil rakyat. SAPMA PP menyatakan komitmennya untuk terus berperan aktif mengawal isu sosial, kebangsaan, serta pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menyambut positif inisiatif SAPMA PP. Ia menilai keterlibatan pelajar dan mahasiswa dalam diskursus pembangunan daerah merupakan energi penting yang perlu terus dirawat dan difasilitasi.
“DPRD Kota Palangka Raya terbuka terhadap masukan serta gagasan konstruktif dari kalangan pemuda, pelajar, dan mahasiswa,” ujarnya. (*rls)







