Pemprov Kalteng Kantongi Persetujuan Prinsip DBH Kehutanan, Nilainya Lebih dari Rp400 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa usulan gubernur terkait alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) sektor kehutanan telah memperoleh persetujuan prinsip dari tiga kementerian di tingkat pusat.

Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, mengatakan secara substansi usulan tersebut telah disetujui. Namun, hingga kini dokumen resmi persetujuan masih dalam proses administrasi dan belum diterima pihaknya.

“Secara substansi sudah disetujui oleh tiga kementerian. Namun, surat resminya memang masih kami tunggu karena proses administrasinya belum selesai,” ujar Agustan, Selasa (24/2/2026).

Ia menegaskan pengajuan alokasi DBH telah dilakukan sesuai prosedur. Saat ini, Pemprov Kalteng tinggal menunggu penerbitan dokumen resmi sebagai dasar pelaksanaan anggaran.

Baca Juga :  Tanamkan Semangat Inovasi, DPRD Pulpis Dorong Milenial Jadi Motor Perubahan

Terkait nilai anggaran, Agustan menyebut jumlahnya cukup besar dan akan dialokasikan kepada sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalteng.

“Totalnya lebih dari Rp400 miliar dan akan dibagi ke beberapa instansi. Rincian lengkapnya akan kami sampaikan setelah ada pembaruan resmi,” katanya.

Dana tersebut bersumber dari DBH Sumber Daya Hutan (SDH) serta Dana Reboisasi (DR) sektor kehutanan untuk tahun anggaran 2026. Sementara itu, untuk tahun 2025 seluruh alokasi dilaporkan telah terealisasi sesuai rencana.

Selain alokasi anggaran, Pemprov Kalteng juga akan menerima delapan unit bus khusus melalui dukungan Kementerian Kehutanan dalam skema DBH Kehutanan. Armada tersebut dirancang sebagai layanan kesehatan bergerak, bukan kendaraan penumpang umum.

Baca Juga :  Wisuda XVIII Politeknik Kotabaru, 79 Lulusan Didorong Siap Hadapi Dunia Kerja

“Fasilitas bus cukup lengkap, mulai dari pelayanan dasar hingga tindakan tertentu seperti perawatan gigi dan praktik dokter spesialis,” ungkap Agustan.

Bus kesehatan bergerak ini ditargetkan menjangkau masyarakat hingga tingkat kecamatan yang memiliki akses memadai. Pengadaan delapan unit bus tersebut direncanakan terealisasi pada 2026 dan saat ini masih dalam tahap proses.

Pemerintah daerah berharap seluruh unit dapat rampung pada pertengahan hingga akhir tahun, sehingga layanan kesehatan bergerak segera dimanfaatkan masyarakat. (*/rls/tim/red).

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page