LINTAS KALIMANTAN | Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar kegiatan pelepasan peserta napak tilas dalam rangka memperingati peristiwa bersejarah Pertempuran 14 Januari 1946. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Istana Kuning, Senin (12/1/2026).
Pelepasan peserta dipimpin langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah, serta diikuti jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelajar, dan unsur organisasi kepemudaan.
Kegiatan napak tilas ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan dan rakyat yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Kotawaringin Barat.
Selain mengenang peristiwa sejarah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan cinta tanah air di tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda.
Dalam sambutannya, Bupati Kobar Hj. Nurhidayah menegaskan bahwa Pertempuran 14 Januari 1946 merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan bangsa di daerah.
“Peristiwa ini menjadi bukti nyata semangat juang, keberanian, serta pengorbanan para pahlawan dan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia yang baru saja diproklamasikan,” ujar Nurhidayah.
Menurutnya melalui kegiatan napak tilas tersebut, masyarakat tidak hanya diajak mengenang jejak langkah para pejuang, tetapi juga meneladani nilai-nilai luhur yang mereka wariskan.
“Nilai-nilai itu antara lain semangat persatuan, keberanian melawan ketidakadilan, rela berkorban, serta cinta tanah air yang tidak tergoyahkan,” katanya.
Ia menambahkan, napak tilas juga memiliki peran strategis sebagai sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. Ia menekankan bahwa sejarah tidak boleh dilupakan karena menjadi bagian dari jati diri bangsa.
“Sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan sumber inspirasi untuk membangun masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Bupati berharap melalui kegiatan ini dapat tumbuh kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga persatuan serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.
Dengan memahami sejarah perjuangan, generasi penerus diharapkan mampu melanjutkan cita-cita para pahlawan melalui kontribusi nyata di bidang masing-masing.
Lebih lanjut, Hj. Nurhidayah berharap seluruh rangkaian kegiatan napak tilas dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sikap khidmat dan bertanggung jawab.
“Mari kita ikuti kegiatan ini dengan penuh rasa hormat sebagai wujud penghargaan kita kepada jasa para pahlawan,” ungkapnya.
Pelepasan peserta napak tilas peringatan Pertempuran 14 Januari 1946 berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan.
Kegiatan ini diharapkan terus menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan para pejuang sekaligus memperkuat rasa kebangsaan di Kabupaten Kotawaringin Barat. (*)







