Pelapor Minta Penegakan Hukum Tegas, Terdakwa Kasus Ancaman di Medsos Terancam 4 Tahun Penjara

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya — Proses hukum terhadap terdakwa Ernawati alias Zhezhe memasuki minggu kedua persidangan di Pengadilan Negeri Palangka Raya. Kasus yang bermula dari dugaan ancaman melalui media sosial dan aksi intimidasi secara langsung ini terus bergulir setelah korban, Hikmah Novita Sari, melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.

 

Dalam sidang yang digelar Selasa (2/12/2025), tujuh saksi dihadirkan, termasuk saksi fakta dan saksi korban. Mereka memberikan keterangan konsisten terkait tindakan terdakwa yang diduga mengirim ancaman kekerasan secara langsung maupun melalui platform media sosial.

 

Ancaman Diduga Dikirim Lewat Facebook dan Live Streaming

Perkara ini bermula pada 21—22 April 2024, ketika terdakwa diduga mengirimkan pesan ancaman berisi kata-kata kasar dan intimidatif kepada korban melalui akun Facebook bernama @Zhezhe Galuh.

 

Dalam pesan tersebut, terdakwa diduga menantang korban untuk bertemu dan mengancam akan melakukan tindak kekerasan menggunakan senjata tajam.

Baca Juga :  BNN Provinsi Kalimantan Tengah Perkuat Sinergi dengan Kesbangpol Dukung P4GN

 

Tak hanya melalui pesan, terdakwa bahkan diduga melakukan siaran langsung (live) Facebook di depan rumah korban sambil membawa pisau dan meneriakkan ancaman untuk menyerang. Perilaku tersebut membuat korban ketakutan dan kembali melaporkannya ke Polresta Palangka Raya.

 

Dijerat Pasal 29 Jo 45B UU ITE, Ancaman Hukuman 4 Tahun Penjara

Berdasarkan hasil penyidikan, perbuatan terdakwa dijerat menggunakan Pasal 29 Jo Pasal 45B Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE, yang mengatur tentang ancaman kekerasan melalui Informasi Elektronik atau Dokumen Elektronik.

 

Pasal tersebut mengatur bahwa setiap orang yang mengirimkan informasi berisi ancaman kekerasan secara langsung kepada korban diancam pidana penjara paling lama empat tahun dan/atau denda hingga Rp750 juta.

 

Kuasa Pelapor: Tidak Ada yang Kebal Hukum

Kuasa hukum pelapor, Hikmah Novita Sari, melalui Kantor Hukum Suriansyah Halim & Associate, menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas dalam kasus ini.

Baca Juga :  Polresta Palangka Raya Selidiki Kasus Pecah Kaca Mobil, Empat Kendaraan Jadi Sasaran

 

“Tidak ada yang kebal hukum di Kalimantan Tengah maupun Indonesia. Setiap perbuatan ancaman, terlebih melalui media sosial, harus diproses sesuai aturan untuk memberikan efek jera,” ujar kuasa pelapor.

 

Ia juga menekankan bahwa perlindungan terhadap korban—baik secara hukum maupun psikologis—harus menjadi perhatian utama mengingat korban dinilai mengalami tekanan dan stres akibat rangkaian ancaman tersebut.

 

Harapan Putusan yang Berkeadilan dan Menjadi Peringatan Publik

Pihak pelapor berharap majelis hakim mempertimbangkan seluruh keterangan saksi serta bukti digital yang telah diajukan selama persidangan.

 

“Ini bukan hanya soal keadilan bagi korban, tetapi juga peringatan bagi masyarakat agar tidak menyalahgunakan media sosial untuk mengancam atau menakut-nakuti orang lain,” tegasnya.

 

Kasus ini diharapkan dapat menjadi contoh bahwa hukum berlaku bagi siapa saja tanpa pengecualian, sekaligus menjadi momentum edukasi publik mengenai konsekuensi penyalahgunaan media sosial.(*/rls/sgn/red)

 

 

 

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page