Ketua DPRD Pulang Pisau Tegaskan MBG Harus Berdampak Nyata pada Gizi dan Ekonomi Lokal

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella, menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh berhenti pada sekadar pembagian makanan, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap perbaikan gizi masyarakat dan pergerakan ekonomi lokal.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Tandean pada Kamis (26/2/2026), sebagai bentuk dukungan sekaligus pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Pulang Pisau.

 

Menurutnya, program ini harus diterima secara utuh oleh para penerima manfaat sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

 

“Program makanan bergizi gratis ini memiliki manfaat besar bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sehingga harus diterima secara utuh oleh para penerima manfaat sesuai standar yang telah ditetapkan,” tegasnya.

 

Ia menjelaskan, tujuan MBG bukan hanya memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, tetapi juga menjadi instrumen penggerak ekonomi masyarakat. Skema rantai pasok dalam program ini dirancang menciptakan efek berganda (multiplier effect) dengan melibatkan pelaku UMKM, peternak, dan petani lokal di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga :  Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kotabaru Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

 

Dengan pelibatan tersebut, perputaran uang di wilayah sekitar dapur SPPG diharapkan semakin kuat dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Namun demikian, Tandean mengingatkan pelibatan UMKM tidak boleh dilakukan secara asal. Standar dari Badan Gizi Nasional (BGN) harus menjadi acuan utama agar kualitas bahan baku dan makanan tetap terjaga.

 

“Pelibatan UMKM penting, karena selain memasok kebutuhan bahan baku, juga membantu perekonomian mereka meningkat. Tapi tentunya UMKM yang diberdayakan harus sesuai standar BGN,” ujarnya.

 

Selain itu, ia juga menyoroti aspek tata kelola dalam operasional SPPG yang melibatkan kepala satuan, tenaga akuntansi, serta ahli gizi untuk memastikan kualitas makanan dan administrasi berjalan transparan. Pengawasan ketat, menurutnya, menjadi kunci agar program tidak melenceng dari tujuan awal.

Baca Juga :  Resmob Polres Kapuas Tangkap Pria Diduga Gelapkan Rp98 Juta Dana Pengadaan Bibit Sapi

 

Di sisi lain, DPRD menaruh perhatian serius terhadap kenaikan angka stunting di Kabupaten Pulang Pisau pada 2025. MBG diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis untuk menekan prevalensi stunting melalui intervensi gizi yang terukur dan berkelanjutan.

 

“Kalau program ini dijalankan serius dan sesuai standar, dampaknya bukan hanya pada ekonomi lokal, tetapi juga pada penurunan stunting,” katanya.

 

Program MBG sendiri merupakan kebijakan nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari misi Asta Cita, dengan fokus pada penguatan sumber daya manusia, pembangunan dari desa, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*/rls/spr/red)

Berita Terkait

Keberagaman Organisasi Pers Adalah Kekuatan Demokrasi, Bukan Ancaman
Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Stranas PK Bukan Sekadar Kewajiban Pelaporan, Tapi Komitmen Nyata untuk Rakyat Kalimantan Tengah
Warga Rasakan Manfaat RTH Bundaran Besar, dari Olahraga hingga Ruang Berkumpul
GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN SAMPAIKAN DUKA CITA, HADIRI LANGSUNG RUMAH DUKA IBUNDA TIMERASI LABAT
Gubernur Kalteng Ajak Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya di HUT ke-16 GERDAYAK Indonesia
Gerdayak Tekankan Soliditas Organisasi dan Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Kadishut Kalteng: Semangat Huma Betang Harus Menjadi Landasan Pembangunan Daerah Berkelanjutan
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kadishut Kalteng Dr. Agustan Saining Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:48 WIB

Keberagaman Organisasi Pers Adalah Kekuatan Demokrasi, Bukan Ancaman

Senin, 8 Juni 2026 - 16:15 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Stranas PK Bukan Sekadar Kewajiban Pelaporan, Tapi Komitmen Nyata untuk Rakyat Kalimantan Tengah

Senin, 8 Juni 2026 - 09:57 WIB

Warga Rasakan Manfaat RTH Bundaran Besar, dari Olahraga hingga Ruang Berkumpul

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:08 WIB

GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN SAMPAIKAN DUKA CITA, HADIRI LANGSUNG RUMAH DUKA IBUNDA TIMERASI LABAT

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya di HUT ke-16 GERDAYAK Indonesia

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page