BUNTOK – Sebagai upaya mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Polres Barito Selatan (Barsel) melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan tumpang sari Kebun Kemitraan Polres Barsel, Desa Sababilah, Kecamatan Dusun Selatan, Selasa (11/11/2025) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Barsel AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., dengan didampingi Wakapolres Kompol M. Tommy Palayukan, S.H., S.I.K., M.Si, beserta sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Barsel.
Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Barsel, Badan Pusat Statistik (BPS) Barsel, Danramil 1012-10 Dusel, Kapolsek Dusel, Kepala Desa dan perangkat Desa Sababilah, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat.
Diinformasikan bahwa lahan yang dipanen tersebut seluas 1 hektare, dengan jenis jagung pakan ternak/pipil varietas BISI-18 dan Pertiwi-3, yang menghasilkan panen sekitar 8 ton tongkol basah.
Kapolres Barsel AKBP Jecson R. Hutapea dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan panen ini merupakan wujud komitmen Polri, dalam hal ini Polres Barsel, untuk mendukung program Asta Cita Presiden RI. Kami ingin berkontribusi dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas pangan bagi masyarakat,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, bahwa pihaknya akan terus berupaya mendorong dan mengajak seluruh elemen masyarakat agar turut berperan aktif dalam mensukseskan program ketahanan pangan nasional.
“Kami berharap ke depan masyarakat Barito Selatan semakin bersemangat mendukung program ketahanan pangan ini. Bagi warga atau kelompok tani yang ingin menanam jagung, silakan melapor ke Polsek jajaran. Kami siap membantu bibit jagung sebanyak 5 kilogram untuk setiap 1 hektare lahan,” tukasnya.
Melalui kegiatan ini, Kapolres berharap bisa menjadi motor penggerak dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat petani dan masyarakat Barito Selatan secar luas. (* red/LK)





