Gubernur Agustiar Sabran Tutup FBIM dan Kalteng Expo 2026, Ribuan Warga Padati Bundaran Besar Palangka Raya

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Agustiar Sabran menutup secara resmi rangkaian Festival Budaya Isen Mulang dan Kalteng Expo 2026 dalam kemeriahan acara Car Free Night dan Huma Betang Night yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu malam (23/5/2026).

Acara yang juga menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah itu dipadati ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah. Sejak sore hari, kawasan Bundaran Besar telah dipenuhi warga yang datang bersama keluarga untuk menyaksikan pesta rakyat, pertunjukan budaya, hingga hiburan musik dari sejumlah artis nasional dan lokal.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menegaskan bahwa Festival Budaya Isen Mulang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan simbol persatuan masyarakat Dayak dan seluruh elemen masyarakat Kalimantan Tengah dalam menjaga budaya, kearifan lokal, dan semangat Huma Betang.

“Festival Budaya Isen Mulang adalah wajah kebanggaan Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini kita menunjukkan bahwa budaya daerah tetap hidup, berkembang, dan mampu menjadi perekat persaudaraan masyarakat,” ujar Agustiar Sabran di hadapan ribuan warga yang memadati area acara.

Baca Juga :  Hangatkan Penghujung Ramadhan, DPD AWPI Kalteng Bagikan 600 Takjil di Bundaran Besar Palangka Raya

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, pelaku seni, peserta festival, pelaku UMKM, hingga panitia penyelenggara yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan sejak pembukaan hingga malam penutupan. Menurutnya, antusiasme masyarakat tahun ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya daerah semakin kuat.

Turut mendampingi dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo. Kehadiran keduanya disambut hangat masyarakat yang memenuhi sepanjang kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.

Suasana semakin meriah saat panggung hiburan menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya khas Kalimantan Tengah sebagai pembuka acara. Penampilan tarian daerah, musik tradisional, hingga atraksi budaya mendapat sambutan meriah dari pengunjung yang terus memadati lokasi hingga malam hari.

Selain menampilkan kekayaan budaya daerah, acara penutupan juga menghadirkan hiburan dari grup musik Tipe-X yang sukses menghibur ribuan penonton dengan sejumlah lagu andalan mereka. Sejumlah penampil lain seperti Melly Lee, Sangsaka Band, Ling Ling Puput, Maya & Ririn, Auh Pahureh, serta SSB Palampang Tarung turut memeriahkan suasana malam penutupan.

Baca Juga :  Moulding Disorot di Pangkalan Banteng, Diduga Pengetap Solar Bersubsidi

Tak hanya itu, penampilan delapan besar Lomba Menyanyi FBIM 2026 juga menjadi perhatian masyarakat yang memberikan dukungan langsung kepada para finalis terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Kegiatan Car Free Night dan Huma Betang Night tahun ini dinilai menjadi salah satu momentum terbesar perayaan budaya dan hiburan rakyat di Kalimantan Tengah. Ribuan warga terlihat memadati kawasan pusat kota sambil menikmati suasana malam penuh hiburan, kuliner, dan pertunjukan seni.

Gubernur Agustiar Sabran berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Festival Budaya Isen Mulang dapat terus dijaga sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berlandaskan budaya dan nilai Huma Betang.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus mendukung pelestarian budaya daerah sekaligus mendorong kegiatan ekonomi kreatif dan pariwisata agar Kalimantan Tengah semakin maju dan semakin dikenal luas,” tutupnya.

Berita Terkait

860 Gram Sabu dan 14 Gram Ekstasi Dimusnahkan, Polresta Palangka Raya Pertegas Perang Melawan Narkoba
Korintiga Hutani Distribusikan Bantuan, Dukung Penanggulangan Karhutla di Kobar
Di Mana Bumi Dipijak, di Situ Langit Dijunjung”: Pihak Mangkir Diingatkan Hormati Sidang Adat
Polda Kalteng Ungkap Penanganan 62 Kasus Karhutla, 25 Orang Jadi Tersangka
Bupati Kobar Ungkap Sulitnya Akses Menuju Titik Api Karhutla
Disorot Soal Galian C di Kobar, Banner Tanah Dikaplingkan Sudah Terpasang Sejak 2024
Gapki Kalteng Tegaskan Bukan Eksekutor Karhutla, Perusahaan Terbukti Bersalah Bisa Dikeluarkan dari Keanggotaan
Karhutla Belum Mereda di Kotawaringin Barat, Tim Gabungan Pemadam Siaga 24 Jam

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:29 WIB

860 Gram Sabu dan 14 Gram Ekstasi Dimusnahkan, Polresta Palangka Raya Pertegas Perang Melawan Narkoba

Rabu, 9 September 2026 - 15:31 WIB

Korintiga Hutani Distribusikan Bantuan, Dukung Penanggulangan Karhutla di Kobar

Rabu, 9 September 2026 - 14:49 WIB

Di Mana Bumi Dipijak, di Situ Langit Dijunjung”: Pihak Mangkir Diingatkan Hormati Sidang Adat

Selasa, 8 September 2026 - 21:09 WIB

Polda Kalteng Ungkap Penanganan 62 Kasus Karhutla, 25 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 8 September 2026 - 20:32 WIB

Bupati Kobar Ungkap Sulitnya Akses Menuju Titik Api Karhutla

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page