Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia Taufiq Rahman Apresiasi KPK, Sentil Sistem Yang Picu Korupsi

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO | Ketua Dewan Pembina Media Independen Online (MIO) Indonesia, Taufiq Rahman, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mengungkap berbagai kasus dugaan tindak pidana korupsi melalui operasi tangkap tangan (OTT), termasuk yang terbaru menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Menurut Taufiq, keberhasilan OTT tersebut menjadi bukti bahwa KPK masih menunjukkan taringnya dalam menjaga integritas penyelenggaraan negara. Namun di sisi lain, ia mengaku prihatin karena praktik korupsi masih terus terjadi, bahkan melibatkan pejabat publik di berbagai tingkatan.

“Ini tentu patut diapresiasi, tetapi sekaligus menjadi ironi. Di tengah berbagai upaya pembinaan dan penguatan integritas, kasus korupsi justru terus berulang,” ujar Taufiq dalam keterangannya, (11/4/2026), disela-sela acara Halal Bihalal yang diadakan GPIB, di Daily Hotel, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Persit KCK Cabang XXXVII Dim 1011 Gelar Jum’at Berkah, Bagikan Bingkisan Makanan kepada Pengguna Jalan

Sebagai wartawan senior yang turut membidani lahirnya berbagai organisasi pers pascareformasi, Taufiq menilai kasus di Tulungagung bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri. Ia menyebut, dugaan keterlibatan belasan pihak lain yang kini tengah didalami KPK semakin menegaskan bahwa praktik korupsi masih mengakar dalam sistem pemerintahan.

Lebih jauh, Taufiq juga menyoroti fenomena masih maraknya korupsi meski para pejabat telah mengikuti berbagai program pembekalan, termasuk kegiatan retret kabinet di Akademi Militer Magelang yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, retret tersebut sejatinya membawa pesan kuat tentang pentingnya disiplin, loyalitas, dan soliditas dalam menjalankan roda pemerintahan. Dalam konteks politik yang dinamis, simbol itu diharapkan mampu memperkuat komitmen kolektif aparatur negara.

“Retret menghadirkan harapan adanya satu komando yang rapi dan berorientasi hasil. Tapi realitas di lapangan menunjukkan bahwa persoalan integritas tidak selesai hanya di ruang pembekalan,” tegasnya.

Baca Juga :  Respon Cepat, Polsek Rakumpit Tangani Kasus Penggelapan Pupuk di PT. MAPA

Taufiq menilai, persoalan korupsi tidak semata-mata disebabkan oleh lemahnya moral individu, tetapi juga karena kuatnya tekanan sistem yang membuka peluang terjadinya penyimpangan.

“Retret itu seperti pelatihan anti-merokok. Tapi kalau lingkungannya masih penuh ‘rokok’ dan tekanan sosialnya tinggi, orang tetap bisa kembali merokok,” ujarnya mengibaratkan.

Karena itu, ia menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh, tidak hanya pada aspek mentalitas, tetapi juga pada sistem pengawasan, transparansi, serta mekanisme akuntabilitas di lingkungan pemerintahan.

Taufiq berharap keberhasilan OTT yang dilakukan KPK dapat menjadi momentum untuk memperkuat reformasi birokrasi secara lebih substantif, sehingga upaya pencegahan korupsi tidak berhenti pada seremoni atau pembekalan semata, melainkan benar-benar menyentuh akar persoalan. (*/rls/hms-mio/anung/red).

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page